Beranda Daerah Gempabumi M 5,7 Guncang Kepulauan Mentawai Dinihari, Ini Kata BMKG

Gempabumi M 5,7 Guncang Kepulauan Mentawai Dinihari, Ini Kata BMKG

Gempabumi
Gempabumi/ilustrasi

Beritanda1—Gempabumi dengan magnitudo 5,7 skalarichter mengguncang wilayah Kepulauan Mentawai, Senin (3 Mei 2021) pukul 00.46.41 WIB dinihari.

Gempa tektonik dangkal dengan kedalaman 34 km ini terletak pada koordinat 2,40 LS dan 99,58 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 38 km arah Selatan Kota Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat  dan tidak berpotensi tsunami

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno, M.Si mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan sesar naik ( thrust fault ),” kata Bambang melalui siaran persnya.

Guncangan gempabumi ini dirasakan di Tua Pejat IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), Padang II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), Bukittinggi, Indragiri Hilir, Pariaman, Payakumbuh, Pesisir Selatan,  Sijunjung, Solok, dan Solok Selatan, Sungai Penuh II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” terangnya.

Sedangkan dari hasil monitoring BMKG hingga hari Senin, (3 Mei 2021) pukul 01.25 WIB, belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock). Meski demikian, ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Masyarakat diminta agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. “Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,”ucapnya.

BACA JUGA:  Kejuaran Karate Gokasi Sumbar:  Gokasi Al Star  Pesisir Selatan Boyong Piala Bergilir Walikota Padang

Terkecuali itu, kata dia, pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ujarnya.

Redaksi

Artikel sebelumyaGubernur Letakkan Batu Pertama, Asrama Diniyyah Puteri Padang Panjang Mulai Dibangun
Artikel berikutnyaWow, KPU Kota Solok Luncurkan Buku Hasil Riset Kerjasama Dengan PSH Unand