Gelar Musrenbang, Pemkab Pessel Bakal Gunakan Video Conference

118
Kepala Bapedalitbang Pessel, Yozki Wandri bersama Kadis Kominfo, Junaidi beserta staf saat melakukan uji coba pemakaian video conference guna kelancaran Musrenbang RKPD tingkat kabupaten pada Kamis mendatang.
Kepala Bapedalitbang Pessel, Yozki Wandri bersama Kadis Kominfo, Junaidi beserta staf saat melakukan uji coba pemakaian video conference guna kelancaran Musrenbang RKPD tingkat kabupaten pada Kamis mendatang.

Beritanda1 – Guna  menangkal penyebaran virus corona atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan bakal menggunakan metode video conference dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2021, di gedung Painan Convention Center (PCC) setempat.

“Musrenbang dengan pola video conference dilakukan sebagai upaya menghindari kegiatan yang bersifat menghimpun banyak orang. Rencananya, bakal kami laksanakan pada Kamis mendatang,” ujar Kepala Bapedalitbang, Yozki Wandri, Selasa (24/3).

Menurutnya, hal itu sesuai surat edaran bupati Nomor 061/608/ORG/III/2020 tentang pencegahan penyebaran virus corona, maka Musrenbang RKPD tingkat kabupaten 2021 dilaksanakan melalui video conference.

“Sesuai rencana, kegiatan bakal dibuka langsung oleh Bupati Pessel, Hendrajoni. Kemudian, seluruh camat mengikuti dari kantor masing-masing dengan  mengikutsertakan walinagari dan tokoh masyarakat setempat. Begitupun dengan seluruh OPD bakal mengikuti saat video conference berlangsung,” ucapnya.

Meskipun dilaksanakan melalui video conference, Yozki berharap, Musrenbang RKPD tingkat kabupaten 2021 bakal berjalan sebagaimana mestinya sesuai harapan bersama.

“Sebelumnya, kegiatan Musrenbang RKPD ini telah dilaksanakan pada 15 kecamatan di bulan Februari sampai Maret 2020,” tuturnya.

Sementara, Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Pessel, Rinaldi melaporkan, data terbaru penanganan penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Pesisir Selatan hingga hari ini tercatat, Orang dengan status notifikasi berjumlah 130 orang. Orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 6 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 1 orang.

“Ya, itu update data hari ini, Selasa (24/3/2020) hingga pukul 12.00 WIB. Demikian kami sampaikan terimakasih,” ucapnya pada wartawan di Painan.

BACA JUGA:  Berjemur di Mapolres, Bupati Solok Serahkan 300 Masker Buatan BLK dan PKK Kab Solok

Reporter: Okis Rockin

 

Facebook Comments

loading...