Gaji Naik, Kesejahteraan Guru TK di Pessel Ditingkatkan

21

Hore..!! Gaji Guru TK di Pessel Bakal Naik, Ini Kata Hendrajoni

PAINAN–Seiring dengan perubahan status sejumlah sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) dari swasta menjadi Negeri di Kabupaten Pesisir Selatan, Pemerintah daerah setempat juga berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteran guru yang mengabdi di sekolah TK tersebut.

“Selama ini guru honorer di Pessel hanya menerima gaji Rp200.000 per bulan dan itu merupakan hal yang tidak wajar. Bahkan, kondisi ini sudah berlangsung sekitar 15 tahun. Sekarang kami naikan menjadi Rp. 500.000. Nanti Perbupnya akan saya revisi,” ucapnya usai meresmikan penyerahan SK sekolah TK perubahan status dari swasta ke negeri di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pessel, Jum’at (16/8).

Menurut Bupati, jika dilihat dari jumlah nilai yang diterima guru honorer tersebut, jelas masih kurang. Bahkan, sebanyak 1.200 guru SD yang sebelumnya dikontrak oleh daerah dengan gaji sebesar Rp 750 di potong pajak juga masih sangat minim.

“Ya, itu belum juga pantas. Sebab, mereka sudah sekian lama mengabdi. Kedepan kami akan berupaya menaikan gaji mereka. Nanti tergantung APBD. Mudah-mudahan ada penambahan,” kata Bupati

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melakukan perubahan status Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) dari swasta menjadi Negeri.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Pessel, Zulkifli mengatakan, upaya tersebut sebagai bentuk perhatian pihaknya agar guru Sekolah TK di daerah itu mendapatkan status yang layak sebagaimana mestinya.

BACA JUGA:  Tiga Tahun Menunggu, Warga Air Haji Pessel Pertanyakan Kejelasan Sertifikat Prona ke BPN

“Setidaknya, ada penambahan 10 Sekolah TK di Pesisir Selatan yang statusnya beralih dari swasta menjadi negeri,” katanya.

Ia menjelaskan, sebanyak 153 sekolah TK yang tersebar di daerah itu, hingga 2019 ini sedikitnya sudah 14 TK yang statusnya beralih dari swasta ke negeri. Menurut dia, perubahan status tersebut hendaknya berdampak positif bagi kemajuan dunia pendidikan termasuk para guru yang selama ini ditempatkan pada lembaga pendidikan swasta.

“Sekarang kita memiliki 112 guru. Idealnya mesti ada sebanyak 22 sekolah TK negeri di Pessel. Kami terus berupaya setiap kacamatan itu ada TK negeri nantinya,” tuturnya.

Selama ini lanjut dia, sejumlah guru yang mengabdi di sekolah swasta sulit melakukan naik pangkat. Sehingga dengan adanya perubahan status tersebut, guru yang mengabdi di sekolah negeri mudah melakukan naik pangkat sesuai peraturan yang berlaku.

“Ya, kami akui sekolah TK negeri di Pessel masih kurang. Bahkan, setelah kami lakukan proses kelapangan ada sebagian sekolah yang merasa keberatan untuk peralihan status dari swasta ke negeri. Mungkin pola pikir mereka berbeda-beda. Dari itu, kami ambil 10 yang bisa saja dan ini tersebar disejumlah wilayah, seperti Kecamatan Koto XI Tarusan, IV Jurai, Sutera, Ranah Pesisir, Basa Ampek Balai, Ranah Ampek Hulu Tapan, Lunang dan Silaut,” kata dia.

Reporter: OKIS ROCKIN

Editor: MALIN MARAJO

Loading...
loading...