Febrian Toni, Sarjana Matematika UNP Maju di Pemilihan Wali Nagari Surian

SURIAN – Atmosfir politik di tingkat nagari belakangan makin hangat sejak dibukanya kran penerimaan pemilihan wali nagari (Pilwana) serentak di 54 nagari di Kabupaten Solok. Animo tokoh-tokoh lokal untuk menjadi orang nomor 1 di nagari masing-masing cukup tinggi.

Diketahui, jadwal penerimaan bakal calon menjadi calon wali nagari berlangsung dari tanggal 16 sampai 21 September 2019. Menyikapi jadwal itu, hampir semua nagari yang mengikuti Pilwana serentak tahun 2019 telah memompa semangat ledearship para kandidat untuk mendaftarkan diri agar masuk dalam bursa perburuan kursi wali nagari.

Mulai dari tokoh muda hingga kalangan sepuh telah mendaftar menjadi wali nagari periode 2020-2026, hingga dibeberapa nagari jumlah kandidat yang maju melebihi persyataran maksimal 5 orang calon. ” Di nagari Surian yang mengambil formulir sebanyak 12 orang. Tetapi sampai batas terakhir penerimaan calon, baru lima orang yang menggembalikan formulir untuk mendaftar sebagai wali nagari, termasuk saya,” ujar Febrian Toni, yang mengaku merasa tertantang untuk memimpin nagari Surian, kecamatan Pantai Cermin.

Keberanian tokoh muda Surian yang religius itu untuk mengikuti kompetisi pemilihan wali nagari, dipastikannya bukan karena latah dan kemudian ikut-ikutan menjadi calon wali nagari.

Sarjana Matematika UNP Padang yang sarat pengalaman organisasi itu mengaku ingin berbakti lebih dalam kepada kampung halaman yang telah membesarkannya sebagai tokoh muda yang berpendidikan. Febrian Toni, S.Si, anak pertama dari 3 bersaudara kelahiran Surian, 27 Februari 1994 itu, lebih tegas menyatakan ingin menghibahkan dirinya untuk kemajuan pembangunan nagari seluas 17.388 Hektar yang secara administrasi terbagi menjadi 14 jorong itu.” Saya ingin berbhakti kepada nagari dengan mengedepankan semangat era milineal,” paparnya.

Tentu saja tekad yang diucapkan Tokoh muda santun ini bukan tanpa nilai tawar. Untuk memimpin penduduk Surian sebanyak 16 ribu jiwa itu, sekurannya pengalaman organisasi sebagai Ketua MPM UNP tahun 2014, Anggota KNPI Sumbar, bahkan sempat menjadi Inisiator Persatuan Mahasiswa Malaysia-Indonesia, dipertajam pengalamannya pernah dipercaya sebagai Staf Ahli DPD RI, menjadikan alasan Toni untuk pulang membangun kampung cukup logis.” Selesai kuliah, saya masih terus menempa diri dengan bekerja di Padang dan Jakarta. Ketika banyak dorongon saya harus kembali pulang untuk bersama masyarakat membangun nagari, makanya pada Piwana tahun 2019 saya nyatakan ikut maju,” balasnya.

BACA JUGA:  Dihadang 3 Ekor Harimau, 6 Warga Kabupaten Solok Bertahan di Ladang

Dari aspek pendidikan, alumni SDN 07 Jalan Balantai itu mengaku selalu menjadi lulusan terbaik. Dari SD melanjutkan sekolah ke MTsN Gaduang Surian, kemudian masuk SMAN 1 Pantai Cermin, hingga terakhir kuliah pada Universitas Negeri Padang, semua dilalui dengan hasil sempurna.

Febrian Toni menceritakan, saat mendaftar sekolah, mulai dari SD hingga ke UNP, dirinya selalu diantarkan Amak mendaftar. Hasilnya selalu menjadi lulusan yang terbaik. Bahkan saat di UNP, Toni terpilih menjadi salah satu mahasiswa yang pernah memimpin 32.000 mahasiswa lainnya.” Kini, ikhtiar baru dalam hidup saya. Maju dalam Pemilihan Wali Nagari Surian 2019. Saya minta ridho Ayah dan Amak dan meminta beliau menemani pendaftaran. Semoga Allah SWT meridhoi setiap langkah dan keputusan yang saya ambil dalam hidup,” papar Toni bermunajab.

Reporter : Melatisan

Facebook Comments

loading...