Evaluasi New Normal, Bupati Solok:  Jangan Keliru Mengelola Anggaran Covid-19, Inspektorat Harus Ketat Mengawasi

Gusmal
Bupati Solok H. Gusmal melakukan evaluasi pelaksanaan new normal di daerah itu, Rabu (1/7)

Beritanda1 – Bupati Solok H. Gusmal mengingatkan, meski suasana sudah memasuki tatanan kenormalan baru (new normal), namun jangan sampai  mengabaikan kemungkinan terjadinya penyebraan pandemi covid-19 yang masih mewabah hingga saat ini.

Hal itu disampaikan Gusmal ketika melakukan evaluasi Pelaksanaan New Normal di Kabupaten Solok yang diikuti seluruh kepala SKPD, Sekda Aswirman, Asisten Bidang Pemerintahan Edisar, Asisten Bidang Ekbangkesra Medison, Asisten Adminstrasi Sonny Sondra, serta  para Camat, Rabu (1/7) di ruang Solok Nan Indah Arosuka.

Disampaikan Gusmal, dalam masa new normal ini, pemerintah kabupaten Solok  akan tetap melaksanakan monitoring dan edukasi  bagi masyarakat secara berkala agar pelaksanaan new normal terus berjalan lancar.

Karena alasan itu, Gusmal meminta jajarannya agar kembali mengaktifkan  tim monev (monitoring dan evaluasi) penanggulangan covid-19. Kegiatan  monitoring, edukasi dan evaluasi terhadap pelaksanaan new normal ditengah masyarakat diharap berjalan dengan maksimal.

“ Lakukan monitoring secara rutin dan berkala serta evaluasi progresnya, “ tegas Gusmal.

Bupati Solok sekaligus mendesak  Kepala SKPD, camat hingga wali nagari yang tergabung dalam tim gugus tugas,  agar selalu tegas kepada  masyatakat dan  selalu mengawasi kedatangan orang dari luar ke dalam daerah kita. “ Jangan  sampai karena kelengahan kita nantinya,  akan menambah kasus positif Covid 19 di Kab. Solok,” ingat Bupati.

evaluasi
Kepala SKPD mengikuti rapat evaluasi pelaksanaan new normal di Kabupaten Solok

Gusmal pada kesempatan, menggugah jajarannya agar membangkitkan kembali semangat menanggulangi penyebaran covid-19. Hal itu dilakukan karena daerah Sumbar dan Indonesia  masih berada dalam masa krisis covid-19.

Terkait masalah pembiayaan Covid 19, Bupati Gusmal mengaku  sudah memiliki aturan dan undang-undang. Karena alasan itu, Gusmal  mengingatkan agar setiap pengajuan dan permintaan rencana kebutuhan biaya (RKB), harus jelas dan terencana dengan baik

BACA JUGA:  Pertahanan Limapuluh Kota Jebol, Pasien Pertama Positif Covid-19 Warga Manggilang

Dingatkan, sebelum  mengusulkan RKB, pahami dulu tingkat prioritas kebutuhan yang diusulkan. Pihak  inspektorat demikian pula, diingatkan agar selalu teliti dan ketat dalam mengawasi anggaran Covid-19. Terutama dalam mereview  segala RKB yang di usulkan, lakukan dengan baik.

“ Jangan ada kekeliruan dalam pengelolaan uang covid-19,” tegas Gusmal.

Menyangkut penyaluran bantuan covid di masing-masing nagari, para Camat dan Walinagari harus selalu mengawasi, sehingga bantuan yang diserahkan sesuai dan tepat sasaran. Gusmal mengignatkan jangan sampai ada kesalahan dalam penyaluran bantuan.

“Laporkan segala hambatan yang ada dilapangan, agar dapat segera dicarikan solusi dalam menanggulangi covid-19 ini,” ingatnya.

evaluasi
pemerintah kabupaten solok melakukan evaluasi pelaksanaan new normal

Bupati Solok sekaligus berharap para wali nagari berperan aktif dalam mendata masyarakat yang menjadi sample dalam pelaksanaan 1684 full tes

pada masing-masing KK. Gusmal sekaligus mengajak semua agar mensukseskan pelaksanaan full tescovid-19  demi kenyamanan bersama.

Sebelumnya, sejumlah Kepala Dinas yang tergabung dalam tim Gugus Tugas melaporkan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan dalam menanggulangi covid-19.

Umumnya laporan yang disampaikan terkait dengan penyaluran bantuan, kendala yang dihadapi  dalam penyaluran bantuan, pengusulan RKB oleh SKPD, dana dan anggaran yang tersedia, berikut berbagai usaha yang dilakukan oleh Pepmerintah daerah dalam menanggulangi penyebaran covid-19.

Reporter: Wezi Rismanto

Editor    : Melatisan

Facebook Comments

loading...