Etape VIII TdS Sukses Sedot Animo Masyarakat Pessel

101
PAINAN–Ribuan masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan, tumpah ruah memadati jalan nasional untuk menyaksikan ajang balap sepeda bergengsi Internasional Tour de Singkarak (TdS) 2019, Sabtu (9/11).
Pada etape VIII ini, jalur yang dilewati adalah Sungai Penuh, Provinsi Jambi ke Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar. Rute ini pertama kali ditempuh pebalap dengan panjang lintasan mencapai 212,9 kilometer.
Kondisi ini praktis  menyedot animo masyarakat yang sudah menyesaki jalan lintas Sumatera Padang Bengkulu,  sejak pagi. Orangtua, dewasa, hingga anak-anak antusias menyaksikan kehadiran pebalap TdS yang bakal melewati daerah mereka masing-masing. Sementara, Polisi, Dishub, dan TNI juga berjibaku mengamankan lokasi pada masing-masing kecamatan yang bakal dilalui pebalap nantinya.
“Ya, kami sangat senang dan bangga karena kampung kami dilewati pebalap TdS untuk pertama kalinya,” ujar Mega Wahyu Desra (28) warga Balai Selasa, Kecamatan Ranah Pesisir yang mengaku sudah menunggu pebalap TdS sejak pukul 10.00 WIB bersama keluarganya.
Ia mendapat informasi, bahwa pebalap TdS bakal diikuti sejumlah negara asing. Sehingga ia bersama keluarga mengaku tidak mau ketinggalan untuk menyaksikan balapan sepeda tingkat Internasional tersebut.
“Jarang-jarang kami bisa menyaksikan secara langsung TdS ini, Bang. Palingan hanya lewat televisi saja. Sebab, daerah kami tidak pernah dilalui sebelumnya,” katanya.
Hal senada dikatakan Desri Mayeni warga Kecamatan Sutera, ia mengaku sangat penasaran ingin menyaksikan TdS yang menurut informasinya bakal dihadiri pebalap sepeda manca negara.
Meskipun ia pernah menyaksikan TdS tahun lalu di Painan, namun itu tidak menjadikan momen yang sangat bearti bagi dirinya.
“Sekarang saya bisa melihat secara langsung dari rumah bersama keluarga. Kalau dulu kebetulan saja jalannya ditutup waktu saya mau ke Padang,” ucapnya.
Ia berharap, dengan masuknya Sungai Penuh Provinsi Jambi sebagai lintasan etape VIII menuju Kabupaten Pesisir Selatan, menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekaligus untuk memperkenalkan daerah kepada masyarakat luas dan manca negara.
“Semoga ini terus berkelanjutan tahun berikutnya. Kami sangat senang dan bangga daerah kami dilalui pebalap TdS. Apalagi banyak bule ganteng,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada pihak penyelenggara TdS etape VIII Sungai Penuh, Pesisir Selatan. Ia berharap, ajang bergengsi tingkat Internasional tersebut hendaknya sukses digelar hingga puncaknya.
“Tadi saya kaget dikasih surprise. Ternyata TdS etape VIII ini bertepatan dengan hari ulang tahun saya yang ke 58 tahun. Tapi walaupun sudah tua, semangatnya harus tetap muda. Mudah-mudahan kedepan Pessel tambah maju, unggul, agamis dan sejahtera sesuai dengan harapan dan doa kita bersama,” katanya seraya mengucap Amin.
Diketahui, pehelatan Tour de Singkarak (TdS) 2019 resmi dibuka Tenaga Ahli Menteri Pariwisata, Esthy Reko Astuty di pelataran Pantai Gandoriah Kota Pariaman, Jumat (1/11/2019).
Dalam sambutannya, ia mengatakan, sebagai salah satu kalender even Kemenpar, TdS juga pioner bagi kegiatan lainnya yang akan masuk agenda resmi kepariwisataan.
“Sebagai rujukan daerah lain, penyelenggaraan TdS haruslah lebih baik setiap tahunnya. Apalagi saat ini pembukaan di Pariaman yang juga terkenal dengan even tabuik nya. Kami ingin segera masuk calendar of event Kemenpar,” ucapnya.
Mempertahankan TdS sebagai agenda rutin memerlukan dukungan dari semua pihak, baik pemerintah pusat maupun daerah. Pihaknya yakin TdS juga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
“Suksesnya TdS akan diikuti meningkatnya kunjungan wisatawan yang berkunjung ke Sumatra Barat sehingga berdampak baik pada peningkatan ekonomi masyarakat,” tuturnya.
Sementara Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mentebutkan, jumlah penonton TdS telah masuk pada lima besar terbanyak di dunia untuk ajang balap sepeda.
“TdS tahun ini menjadi sejarah untuk kita semua. Sebab, pertama kalinya melewati Povinsi Jambi, kami berharap masyarakat ikut antusias menyaksikan dan memeriahkan ajang tahunan ini,” ujarnya.
Sebelumnya, ada 108 pebalap dari 18 tim yang berebut untuk menjadi yang terbaik. Pada etape pertama, para pebalap akan menggeber sepeda dari  Pariaman menuju Kabupaten Tanah Datar.
Secara keseluruhan, event akan berakhir Minggu (10/11) mendatang dengan etape terakhir Kota Padang. Para pembalap akan menempuh rute lebih 1.378 kilometer yang terbagi ke dalam sembilan etape.
Berikut adalah jadwal TdS 2019:
Tgl 02 / 11 / 2019
Etape I (107,3 km) : Start di Pantai Gandoriah (Kota Pariaman) dan finish di Istano Basa Pagaruyuang (Kabupaten Tanah Datar)
Tgl 03 / 11 / 2019
Etape II (112, 2 km) : Start di Kantor Bupati Pasaman (Kabupaten Pasaman) dan finish di jam Gadang (Kota Bukittinggi)
Tgl 04 / 11 / 2019
Etape III (125,6 km) : Start di air terjun aka barayun (Kabupaten Lima puluh kota) dan finish di Jln. Sudirman (Kota Padang Panjang)
Tgl 05 / 11 / 2019
Etape IV (205,3 km) : Start di Kantor Bupati Dharmasraya (Dharmasraya) dan finish di lapangan Segita (Kota Sawahlunto)
Tgl 06 / 11 / 2019
Etape V (206,5 km) : Start di Kantor Dinas Pariwisata Payakumbuh (Kota Payakumbuh) dan finish di Ambun Pagi (Kabupaten Agam)
Tgl 07 / 11 / 2019
Etape VI (214,2 km) : Start di Dermaga Singkarak (Kabupaten Solok) dan finish di taman kota Padang Aro (Kabupaten Solok Selatan)
Tgl 08 / 11 / 2019
Etape VII (82,9 km) : Start di Air Terjun Telun Berasap (Kabupaten Kerinci, Jambi) dan finish di Dermaga Danau Kerinci (kabupaten Kerinci, Jambi)
Tgl 09 / 11 / 2019
Etape VIII (200,4 km) : Start di depan Lapangan Merdeka (Kota Sungai Penuh) dan finish di alun Painan (Kabupaten Pesisir Selatan)
Tgl 10 / 11 / 2019
Etape IX (107,7 km) : Start di Pantai Carocok, Painan (Kabupaten Pesisir Selatan) dan finish di Pantai Cimpago (Kota Padang).
Reporter: OKIS ROCKIN
Editor: MALIN MARAJO

Facebook Comments

BACA JUGA:  Keren. Atlit Sepatu Roda Pasaman Sabet Dua Keping Medali Perak Pada Kejurnas Pariaman
loading...