Beranda Covid-19 Enam Bulan di Zona Oranye, Pananganan Covid-19 Kabupaten Solok Terburuk di Sumbar

Enam Bulan di Zona Oranye, Pananganan Covid-19 Kabupaten Solok Terburuk di Sumbar

Covid-19 Sumbar
Jubir Covid-19 Sumbar Jasman Rizal

Beritanda1–Pada minggu ke-60 pandemi covid-19 di Sumbar, terdapat 17 (tujuhbelas) daerah Kabupaten-Kota yang berada pada zona Oranye. Meningkat dari minggu sebelumnya yang hanya 16 daerah. Sedangkan Zona Kuning 2 daerah dan tidak ada zona Merah dan Hijau.

Dari 19 Kabupaten-Kota yang ada di Sumbar, yang paling buruk skornya pada minggu ini adalah Kabupaten Solok dengan skor 1,96. Diharapkan Satgas Covid-19 Kabupaten Solok segera melakukan semua upaya yang dianggap perlu dan penting untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di wilayahnya. Artinya, Semakin tinggi skor, semakin baik pengendalian penyebaran covid-19 di daerah tersebut.

“Telah hampir 6 bulan Kabupaten Solok selalu berada di zona oranye dan pertambahan positif selalu meningkat, disamping kasus warganya meninggal akibat corona juga meningkat,” kata juru bicara Covid-19 Sumbar jaswman Rizal melalui website sumbarprov.go.id, Kamis (6 Mey 2021).

Sementara dari informasi Satuan Tugas Penanganan Covid -19 Kabupaten Solok, Kamis (6  Mey  2021), total warga Kabupaten Solok yang terkonfirmasi corona sampai hari ini sudah mencapai sebanyak 1.335 orang, yang terdiri dari karantina mandiri 115 orang, dirawat 24 orang dan meninggal  41 orang. Sedangkan  yang sembuh sebanyak 1.155 orang.

Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak  15.400 orang dan sebanyak 1.684 berasal dari kegiatan POOL TEST Kabupaten Solok dengan positivity rate (PR)  8,67 persen.

Melihat kondisi ini yang sudah extraordinary, kata Jasman, tentu diharapkan Satgas Kabupaten- Kota dalam semua tingkatan sampai ke tingkat terendah harus juga melakukan tindakan yang super extra ordinary.

“Dalam jumlah sample yang cukup banyak (diatas 2000-an), jika positivity rate (PR) sudah diatas 10 persen, ini sudah hard warning. Kita perhatikan bahwa trend selalu meningkat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Bangun Sinergi Pencegahan Narkoba, BNK Solok Ajak KPAN Kotobaru Ngopi Bareng

“Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-59 ini, diminta Kabupaten -Kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan,”pungkas Kadis Kominfo Sumbar ini.

Reporter: Malin Marajo