Dukung Target Nasional di Sektor Pertanian, Pasaman Kukuhkan Komisi Irigasi

9
Suasana pengukuhan Komisi irigasi Pasaman

LUBUK SIKAPING – Pemerintah terus berupaya meningkatkan produksi beras agar tidak tergantung kepada beras impor  dengan meningkatkan produktivitas,  menurunkan kehilangan hasil produksi, peningkatan areal tanam melalui peningkatan infrastruktur irigasi dan rehabilitasi jaringan irigasi.

Guna mendukung pencapaian target Nasional tersebut, Kabupaten Pasaman berkomitmen dan berupaya meningkatkan produksi padi sebesar 4,786 ton/ha, meningkatkan sawah beririgasi baik dan melakukan pengelolaan irigasi tepat sasaran mencapai 100% sampai tahun 2021.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pasaman diwakili  Sekretaris Daerah setempat Drs. Maraondak ketika mengukuhkan Komisi Irigasi (KOMIR) Kabupaten Pasaman Kamis, (15/8) di aula Bappeda. “Saya meminta kepada seluruh personil Komisi Irigasi yang dikukuhkan hari ini untuk bersungguh-sungguh dan mempunyai komitmen yang kuat serta niat yang baik untuk memajukan pertanian Pasaman. Kita jadikan pengukuhan hari ini sebagai tonggak sejarah untuk pertanian Pasaman yang lebih baik, kita hindari acara hari ini hanya sekedar seremonial, tapi kita ujudnyatakan di lapangan”, ujar   Maraondak menegaskan.

Pada tempat yang sama Kepala Bappeda Kabupaten Pasaman sekaligus ketua Komisi Irigasi Kabupaten Pasaman Choiruddin Batubara SE. MM, pasca pengukuhan berkenan memimpin rapat mengkoordinasikan langkah-langkah kerja Komisi Irigasi didampingi oleh Kepala Bidang ekonomi dan infrastruktur Gunawan dan Muhamad Ridha Ruslan Konsultan ISAI (Institutional Strengtherning In Agriculture and Irrigation) Wilayah Sumbar.

Pada kesempatan tersebut Choiruddin Batubara mengatakan pengukuhan Komisi Irigasi dilakukan dengan maksud dan tujuan membantu Kepala Daerah dalam hal menyelesaikan permasalahan dibidang keirigasian Pasaman serta menghasilkan rekomendasi dan program kerja dengan out put rencana operasional pelayanan irigasi berupa Rencana Tata Tanam Global (RTTG) dan Rencana Tata Tanam Detail (RTTD).

BACA JUGA:  Baru 10 Bulan Bebas Dari LP, Pedagang Di Solok Kembali Ditangkap Bawa Narkoba

Komisi Irigasi Kabupaten Pasaman dibentuk dengan Keputusan Bupati Pasaman nomor 188.45/695/BUP-PAS/ 2019, tanggal 12 Agustus 2019 dipimpin oleh Kepala Bappeda Kabupaten Pasaman dibantu oleh ketua harian Kepala Dinas PUTR dan Kepala Dinas Pertanian dan 2 orang sekretaris serta  12 orang anggota dengan dukungan 14 orang P3A/GP3A se Kabupaten Pasaman.

Reporter : MA

Editor     : Melatisan

 

Loading...
loading...