Dukung Program ASN Berkurban Jadi Rendang, Wal Asri: Sentra IKM Payakumbuh Siap Mengolah Daging

Qurban
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh, Wal Asri

Beritanda1 – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kota Payaumbuh menyatakan kesiapannya memproses pengolahan daging qurban menjadi rendang.

 

Kesiapan itu sekaligus sebagai jawaban atas gagasan Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz yang menganjurkan Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat membuat program berqurban dengan menyerahkan daging olahan berupa rendang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Payakumbuh, Wal Asri, di Balai Kota Payakumbuh, Senin (6 Juli 2020) menyampaikan, untuk  daging qurban nanti akan diolah di Sentra IKM randang dan pihaknya siap melakukannya dari pengolahan sampai proses pengemasan.

Direncakan, untuk pelaksanaan ASN berkurban akan dilakukan penyemblihan di Rumah Potong Hewan (RPH) Moderen di Kelurahan Koto Panjang Payobasung pada hari Sabtu (01/08).

Setelah penyemblihan, Wal Asri menyebutkan, daging yang akan dijadikan rendang 50 persen dari total kurban yang dilaksanakan dan sisanya akan diberikan kepada masyarakat kurang mampu serta petugas kebersihan.

“Karena yang akan kita jadikan rendang ini nantinya daging saja, nanti kita berikan kepada masyarakat miskin, korban bencana dan peserta kurban  dengan kisaran setengah kilogram,” jelasnya.

Kadisnakerperin menjelaskan, untuk rendang bagi korban bencana akan distok di sentra IKM randang dan penyalurannya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Payakumbuh.

“Agar tahan lama pengemasannya kita gunakan alumunium foil supaya tahan lama dan bisa disalurkan kapanpun,” ucapnya.

Terpisah,  Kabag Kesra Setdako Payakumbuh Ulfakhri mengatakan, sampai saat ini yang telah mendaftar untuk ASN berkurban berjumalah 31 orang.

“Kita masih menerima bagi yang mau berkurban bersama Pemko Payakumbuh dan langsung mendaftar ke Koperasi Kopai atau ke Bagian Kesra Setdako Payakumbuh sampai tanggal 10 Juli,” terangnya.

Reporter: Diko Rahmad.

Facebook Comments

BACA JUGA:  Dukung Pelestarian Budaya,Wabup Tanah Datar Resmikan Komunitas Seni Budaya Sandi Laweh Pariangan
loading...