Dukung Perpanjangan PSBB, Solok Persiapkan Nagari dan Jorong Hadapi Fase New Normal

Gusmal
Bupati Gusmal bersama Forkompimda saat mengikuti rapat koordinasi dengan Pemerintah provinsi sumbar melalui Vidio conference, Kamis (28/5)

Beritanda1Bupati Solok H. Gusmal  mendukung  keputusan Gubernur Sumbar untuk memperpanjang pelaksanaan PSBB hingga 7 Juni 2020. Dengan kebijakan itu, dalam rentang waktu sepekan ke depan pihaknya  dapat mempersiapkan segala kebutuhan untuk memasuki tahap new normal agar  berjalan dengan baik.

“ Perpanjangan PSBB ini  akan dimanfaatkan untuk persiapan menghadapi fase new normal, serta melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar pelaksanaan new normal  dapat maksimal,” kata Gusmal.

Hal itu disampaikan di sela Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi  Sumbar bersama pemerintah Kabupaten/Kota melalui vidie conference guna membahas langkah strategis dalam menyikapi PSBB Tahap Kedua yang yang akan berakhir,  Kamis (28/5) di Guest House Arosuka.

Dikatakan, pelaksanaan  new normal nantinya merupakan salah satu usaha dalam mengembalikan dan meningkatkan perekonomian masyasrakat yang terdampak Covid 19. Karena itu, Gusmal sekaligus berharap  kerjasama seluruh pemangku kepentingan dapat terus berjalan dengan baik.

“ Untuk Kabupaten Solok, new normal nantinya akan kita fokuskan pada tingkat nagari dan jorong,” tegasnya.

Sebelumnya,  Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyampaikan,  guna menyiapkan daerah  memasuki fase new normal pasca PSBB, konsepnya harus mengacu pada penjelasan dari pakar epidemologi sebagai salah acuan. Dari penjelasan itu,  pihaknya dapat menilai indikator apa saja yang sudah dipenuhi untuk memasuki fase new normal.

“ Jika kita belum sepenuhnya siap dengan new normal, maka kemungkinan masyarakat yang akan terpapar covid-19 akan lebih banyak dan akan lebih memperburuk keadaan khusunya diwilayah Sumbar,” sebut Irwan Prayitno.

vidcon
Bupati Solok Gusmal bersama Forkopimda ikuti rapat dengan Pemprov Sumbar melalui video conference

Menurutnya, salah satu penunjang keberhasilan new normal ialah kedisiplinan masyarakat akan protokol kesehatan penanganan covid-19. Karena itu  Gubernur memutuskan pelaksanaan PSBB di wilayah Sumbar akan diperpanjang hingga 7 Juni 2020, dengan mengusulkan 4 point penting terkait dengan perpanjangan masa PSBB tersebut.

BACA JUGA:  Memakmurkan Masjid, Upaya MTsM Sumani Mengembangkan Potensi Siswa

Empat point penting itu adalah, (1) Dalam masa PSBB tahap 3 ini kita akan melakukan persiapan dan pelaksanaan tahap-tahap new normal, salah satunya dengan menmgurangi pembatasan yang sudah ada selama PSBB sebelumnya,

(2) Mendisiplinkan masyarakat untuk melakukan protocol kesehatan, sebab suksesnya new normal didukung oleh masyarakat yang disiplin,

(3) Tetap berada dalam situasi tanggap darurat hingga ada kepres baru, sebab dalam situasi new normal sekalipun bahaya covid-19 tetap akan mengancam masyarakat serta maksimalkan system kesehatan yang sudah ada,

(4) pemerintah memberikan kebebasan kepada kab/kota yang keluar dari PSBB dan akan selalu memberikan dukungan bagi kab/kota yang akan lebih dahulu melaksankaan tahapan menuju masa new normal dengan tetap mematuhi beberapa aturan yang berlaku.

Namun demikian, diantara  19 kabupaten/kota di Sumbar, hanya kota Bukittinggi yang keluar dari PSBB dan bersiap menuju fase new normal dengan persiapan yang  cukup oleh pemerintah setempat.

Reporter: Wezi Rismanto

Editor    : Melatisan

 

Facebook Comments

loading...