Dukung Perpanjangan PSBB, Ini Isi Instruksi Bupati Solok

PSBB
PSBB Ilustrasi

Beritanda1 —Bupati Solok Gusmal kembali menerbitkan instruksi tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah kabupaten Solok selama 14 hari ke depan, guna menekan angka penyebaran Covid-19 di daerah itu.

 

Lahirnya instruksi tersebut, merupakan tindak lanjut dari Surat Gubernur Sumatera Barat Nomor 360/101/COVID-19-SBR/V-2020 tentang perpanjangan masa PSBB di Sumatera Barat.

Dalam intruksi nomor: 360/8/KBP-2020 tersebut ditegasakan tentang Pelaksanaan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di wilayah Kabupaten Solok selama 14 (empat belas) hari dari tanggal 06 Mei 2020 sampai dengan 19 Mei 2020.

Menyikapi itu, Kepala SKPD, Pimpinan Instansi Vertikal, BUMN, BUMD, Camat dan Wali Nagari se Kabupaten Solok untuk memastikan kembali dilaksanakannya penghentian sementara setiap orang di luar rumah, yang meliputi pelaksanaan pembelajaran di sekolah dan/atau institusi pendidikan lainnya, aktivitas bekerja di tempat kerja.

Juga kegiatan keagamaan di rumah ibadah, kegiatan di tempat atau fasilitas umum. “Termasuk kegiatan sosial dan budaya dan pergerakan orang dan barang menggunakan moda transportasi,” jelas Bupati Solok Gusmal di Arosuka, Rabu (06/05).

Bupati menegasakan, selama masa PSBB tahap dua ini, untuk penyelenggaraan Shalat Jum’at di Masjid-masjid tetap ditiadakan dan diganti dengan Shalat Dzuhur di rumah masing-masing serta meniadakan Shalat Fardhu berjamaah di Masjid,Mushalla atau Surau.

Ia juga meminta untuk tidak melaksanakan Shalat Tarwih di Masjid, Mushalla, Surau secara berjamaah namun mengganti pelaksanaannya bersama keluarga dirumah. “Kami juga meminta pelaksanaan Shalat Idul Fitri ditiadakan dan tidak melakukan tradisi Open House serta menunda kunjungan silaturrahmi,” ucap Gusmal.

Sedangkan untuk aktifitas di pasar yang menjual bahan kebutuhan pokok tetap dibolehkan beroperasi. Sementara untuk pengaturan oleh Pengurus Pasar dan Wali Nagari agar pasar dibuka dari jam 06.00 sd 14.00 WIB dengan pembatasan hanya berjualan bahan pokok saja.Pengurus Pasar dan Wali Nagari agar menyediakan sarana dan prasarana untuk cuci tangan dengan air yang mengalir serta sabun pembersih. “ Kita juga memberlakukan wajib menggunakan masker diluar rumah serta dipasar dan transaksi belanja tidak usah berlama-lama,” kata Bupati.

BACA JUGA:  Terkait Bonus Atlit, Tidak Ada Istilah Omong Kosong, Bupati Solok: Semua Sedang Berproses  

Bupati meminta semua pihak yang terkait dengan pelaksanaan PSBB dan mercepatan penanganan Covid-19 ini untuk mengkoordinasikan, mengerahkan sumber daya dan operasional pelaksanaan PSBB dengan instansi terkait. “Penertiban atas pelanggaran pemberlakuan PSBB di daerah masing-masing agar dikoordinasikan dengan instansi vertikal lainnya ditempat wilayah kerja masing-masing,” kata Bupati.

Reporter:  Wezi Rismanto

Editor: Malin Marajo

Facebook Comments

loading...