Dua Pelaku Curanmor Nyaris Diamuk Massa di Solok. Satu Pelaku Anggota Polres Sawahlunto

Curanmor
Dua pelaku Curanmor yang ditangkap personil gabungan Polres Solok

Beritanda1 — Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil diamankan oleh personel gabungan Polres Solok, di Jalan Lingkar Utara, Kota Solok, Jumat (29/5/2020) sore. Parahnya, satu pelaku diidentifikasi sebagai anggota kepolisian dari Polres Sawahlunto.

 

Kapolres Solok AKBP Azhar Nugroho melalui Kasat Reskrim AKP Deni Akhmad Hamdani, S.IK, menyatakan keduanya diduga melakukan pencurian terhadap mobil jenis Toyota Kijang Super KF40 BA 1820 EN, milik Hendri di Halaban, Jorong Subarang, Nagari Kotobaru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Jumat dini hari sekira pukul 01.00 WIB.

“Korban mendapati mobil minibus miliknya tidak ada lagi saat hendak Shalat Subuh sekitar pukul 04.30 WIB. Mendapati mobil tidak ada lagi di halaman rumahnya, korban langsung melapor ke Polsek Kubung, dan langsung didatangi oleh anggota Polsek Kubung sekira pukul 06.00 WIB. Sekira pukul 12.00 WIB, korban mendapat telpon dari petugas Polsek Kubung untuk datang ke Mapolsek.

Dalam perjalanan, Hendri melihat mobil miliknya melintas di depannya. Korban langsung meneriaki maling sembari mengejar mobil miliknya yang lari menuju arah Kota Solok. Personel Polsek Kubung langsung merespons dengan melakukan pengejaran dan mengajak personil Pos Pam Ketupat di Simpang Koramil Selayo.

“ Setelah terlibat pengejaran yang cukup dramatis, kedua pelaku akhirnya dibekuk di Jalan Lingkar Utara, Laing, Kota Solok.  Personel gabungan mengamankan kedua pelaku dari amuk massa, “ungkap Deni.

Dari interogasi yang dilakukan terhadap kedua pelaku di Mapolsek Kubung, terungkap bahwa salah satu pelaku merupakan anggota polisi Polres Sawahlunto. Pelaku berinisial NF (40), berpangkat Brigadir Polisi Satu (Briptu) yang berdinas di Satuan Sabhara.

Sementara, satu pelaku lainnya berinisial DA (38), warga Gurun Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang. Kedua pelaku kemudian dibawa ke  Mapolres Solok di Arosuka untuk menjalani pemeriksaan intensif.

BACA JUGA:  SPBU Saok Laweh Solok Terbakar, Pelangsir BBM Berulah Lagi??

“Dari interogasi awal mengakui perbuatannya. Dari pengakuan keduanya, mereka terdesak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, kita akan terus melakukan pemeriksaan intensif kasus ini,” ungkapnya.

Facebook Comments

loading...