DPRD Payakumbuh Dukung Perpanjangan PSBB, Wulan Denura: Jangan Setengah-Setengah

138
wulan
Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wulan Denura

Beritanda1 – Rencana perpanjangan penerapan PSBB (Pembatasa Sosial Berskala Besar) disambut positif kalangan DPRD Kota Payakumbuh. Apalagi dengan terjadinya penambahan kasus positif Corona di kota tersebut, meningkatkan kekhawatiran terhadap dampak penyebaran Covid 19 ini.

“ Kita mendukung rencana  memperpanjang PSBB,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wulan Denura kepada media, Selasa (5/5).

Pihaknya bahkan menghimbau masyarakat agar lebih waspada, lebih disiplin pada diri sendiri, dan ikuti aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan saling mengingatkan sesama warga.

Wulan sekaligus menyampaikan aspirasi dari pedagang tentang penutupan pasar. Jika memang harus tutup, kata dia, demi keamanan bersama, mereka sudah siap. Tetapi ingatnya,  jangan setengah-setengah.

“Alhamdulillah masyarakat kita sudah tau,  bahwa kasus ini perlu kerjasama antara masyarakat dengan pemerintah. Jika ada gejala atau merasa baru datang dari zona merah, maupun merasa ada kontak dengan pasien positif, segeralah melapor. Sehingga dapat dibantu proses pengawasan dan stop penyebaran,” kata Wulan.

Wulan yang merupakan lulusan Akbid ini menerangkan menurut WHO dan IDI, virus ini bisa mati sendiri dalam tubuh manusia setelah 14 hari.

Disisi lain, atas nama Pimpinan DPRD, sebut  Wulan Denura, pihaknya berharap setelah selesai penyaluran bantuan dari Pemprov Sumbar ini, segera disambung dengan bantuan pemerintah kota. Ini dilakukan agar keresahan dan kepanikan di lapangan dapat berkurang, dan masyarakat bisa tenang berada dirumah masing-masing.

BACA JUGA:  Cegah Covid-19, PMI Kota Solok Rutin Lakukan Penyemprotan Disinfektan

“Dengan sudah dilakukan pergeseran anggaran, kita sangat mendorong dinas sosial  melakukan pendataan yang berbasis langsung pada masyarakat, punya tenaga pendataan yang khusus menangani kasus Covid-19 di Payakumbuh ini, agar tepat sasaran dan tidak tumpang tindih,” tutupnya.

Reporter: Diko Rahmad

 

Facebook Comments

loading...