Beranda Daerah Pasaman Ditimpa Pohon Tumbang, Jembatan Gantung Ambruk di Cubadak Pasaman

Ditimpa Pohon Tumbang, Jembatan Gantung Ambruk di Cubadak Pasaman

gantung
Jembatan gantung Muaro Tambangan, Jorong Sungai Beremas, Nagari Cubadak Barat, ditinjau Bupati Pasaman bersama kepala SKPD lainnya, Rabu (29/9/2021)

Beritanda1 –  Jembatan gantung Muaro Tambangan, Jorong Sungai Beremas, Nagari Cubadak Barat, Kabupaten Pasaman, ambruk sekitar pukul 16.00 Wib, , Selasa (28/9) sore.

Prasarana transportasi masyarakat itu ambruk tertimpa pohon akibat hujan lebat yang menguyur wilayah Kecamatan Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, hingga berdampak terhadap kerusakan jembatan gantung tersebut.

Akibat kerusakan jembatan gantung, sekitar 150 KK masyarakat yang bermukim di Kampung Koto Tangah dan Sigalabur, praktis terisolasi karena akses transportasi satu-satunya roboh dan putus.

Mendapat laporan warga, Bupati Pasaman Benny Utama langsung meninjau lokasi bencana yang berjarak 50 Km lebih dari Ibu Kota Pasaman, Lubuk Sikaping,  Rabu (29/9/2021).

Dilokasi kejadian, Bupati Pasaman Benny Utama relatif lega, karena tidak ada korban jiwa akibat bencana tersebut.

“Syukurlah tidak ada korban jiwa, namun jembatan gantung yang menjadi akses satu-satunya masyarakat, telah ambruk tertimpa pohon. Kondisi ini harus kita tangani segera,” ujar Bupati Pasaman, Benny Utama.

Bupati Pasaman bahkan langsung menginstruksikan Kepala Dinas PUPR dan BPBD yang turut mendampingi bupati, agar  segera melakukan penanganan cepat.

“Minimal anak-anak di seberang sungai, bisa aman berangkat ke sekolah mulai besok pagi. Jangan terkendala kegiatan masyarakat karena robohnya jembatan ini,” tegas Benny Utama sembari minta agar segera dibangun jembatan darurat atau rakit penyeberangan.

Untuk penanganan lanjutan, Benny Utama akan mengupayakan dana tanggap bencana di BNPB Pusat, sehingga dalam waktu tidak terlalu lama, bisa terbangun kembali jembatan gantung pengganti yang lebih representatif.

Dikatakan, dirinya sudah perintahkan Dinas PU untuk menyiapkan RAB dan dokumen pendukung lainnya, supaya bisa dibawa dan diajukan lansung ke BNPB Pusat sebagai tambahan permintaan yang sudah diantarkan pekan lalu ke BPNPB.

BACA JUGA:  Tiga Kali Berturut-Turut, Kabupaten Solok Terima WTP dari BPK RI

“ Kita harapkan pemulihan infrastruktur yang rusak terdampak bencana alam di Pasaman sejak setahun terakhir, bisa dipulihkan dan dibangun kembali,” ujar bupati Pasaman.

Sementara itu, Walinagari Cubadak, Kairul Watan, bersama tiga orang Pj walinagari Persiapan, yakni Nagari Cubadak Barat, Cubadak Tengah dan Cubadak Timur.  kompak hadir dilokasi bencana mendampingi Bupati Pasaman. Termasuk sejumlah tokoh masyarakat Nagari Cubadak.

Ketika bupati Pasaman berada di lokasi,  ternyata  Dandim 0305 Pasaman Letkol. Kav. Heri Bakty bersama anggotanya telah melakukan  gotoroyong membantu masyarakat dan kendaraan roda dua yang melintas di jembatan yang roboh tersebut.

Pada kesempatan, juga hadir dilokasi bencana anggota DPRD Sumatera Barat, Khairuddin Simanjuntak.

“Kita berharap pemerintah daerah bisa melakukan penanganan segera. Namun biasanya, kalau Pak Benny sudah datang ke lokasi bencana, maka besoknya akan langsung tertangani,” ujar Khairudin Simanjuntak, yang juga mantan anggota DPRD Pasaman dua periode.

Memang, saat itu sudah tampak dua drum besar yang akan dirakit menjadi perahu ponton.

“Kita masih menunggu empat drum lagi, karena perahu ponton yang akan dirakit, terdiri dari enam buah drum besar,” ujar Camat Dua Koto Yohanis

Reporter: MA

 

 

 

Artikel sebelumyaGelar Gerai Vaksinasi, Kapolsek X Koto Diatas Himbau Orang Tua Siswa Agar Anaknya Ikuti Vaksin
Artikel berikutnyaMiliki Senjata Tanpa Izin, Seorang Tersangka Kembali Ditangkap Polres Dharmasraya