Diterima Bupati Solok, PT. Moosa Genetika Farmindo Bantu 1000 Kotak Susu

Susu
Bupati Solok H. Gusmal bersma ketua TP-PKK setempat, terima bantuan 1000 kotak susu dari PT. Moosa Genetika Farmindo , Senin (20/4) di Arosuka

Beritanda1 – PT. Moosa Genetika Farmindo serahkan bantuan berupa  Susu  Pasteurisasi 200 ML sebanyak 1000 unit kepada pemerintah kabupaten Solok.  Penyerahan bantuan yang diperuntukan bagi penanganan percepatan Covid 19 itu, dilakukan General Manager (GM)  Fajar Indrawan bersama Admin Moosa Afria Rina Sari kepada Bupati Solok H. Gusmal, Senin (20/4) di Gues House Arosuka.

Didampingi Ketua TP-PKK Desnadefi Gusmal,  Kadis Pertanian Si-is dan Kabag Humas Syofiar Syams, Bupati Gusmal menyampaikan apresiasi  kepedulian PT. Moosa Genetika Farmindo dalam membantu penanganan percepatan Covid 19 .

“ Ini sangat kami  apresiasi, karena petugas-petugas Posko sangat membutuhkan susu  untuk meningkatkan Imun tubuh,” kata Gusmal.

Ia mneyebutkan,  Posko Covid 19 di Kab Solok ada sebanyak 4 buah. Satu Posko Utama berada di Arosuka, dan tiga lagi ada di perbatasan yang melalui Kab solok. “ setiap Posko petugasnya  ada 30 orang. Bantuan susu ini bisa kita sebar atau bagikan kepada petugas yang sedang bertugas disana,” jelas Bupati Solok.

Menyambut itu, GM  Fajar Indrawan menyampaikan, kegunaan susu tersebut untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, karena dalam kandungan susu ada vitamin E dan zat besi. Selain itu, susu juga mengandung vitamin A, asam linoleat dan omega 3, yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi berbagai penyakit dan peradangan.

Susu Pasteurisasi juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi,  termasuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. “ Kandungan vitamin D dan kalsium yang tinggi di dalam susu murni, dapat membantu menjaga kesehatan gigi dan tulang serta mencegah terjadinya osteoporosis,” jelas Fajar.

Ditambahkan, susu  yang diproduksi Moosa merupakan susu pasteurisasi dengan metode LTLT (low temperature, long time). Pemanasan dengan susu rendah (dibawah 80C), tujuannya untuk menjaga nutrisi dalam susu tidak rusak.

BACA JUGA:  Simanau Masih Laksanakan Shalat Jum’at, Pelajar Berkumpul Mencari Sinyal Internet

Namun kelemahan metode ini membuat daya simpan susu tidak lama (hanya 4 sampai 7 hari dalam susu refrigerator)

Ia menyarankan, agar susu yang dikonsumsi dengan metode LTLT dikonsumsi sebelum  4 hari. “ LTLT di panaskan dengan suhu rendah,dgn wktu lebih lama. pemanasan dengan suhu rendah (dibawah 80C),tujuannya untuk membunuh bakteri patogen dan menjaga nutrisi dalam susu tidak rusak,” jelasnya.

Reporter: Wezi Rismanto

Editor    : Melatisan

Facebook Comments

loading...