Ditengah Waspada Corona, KPU Kab Solok Tetap Lantik dan Gelar Orientasi PPS

127
Pelantikan 222 PPS se Kabupaten Solok berlangsung dihadapan bupati Solok H. Gusmal.
Pelantikan 222 PPS se Kabupaten Solok berlangsung dihadapan bupati Solok H. Gusmal.

Beritanda1 – Ditengah waspada terhadap bahaya penularan virus Corona, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok tetap melakukan pelantikan dan orientasi tugas bagi 222 Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang bakal bertugas dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumatera Barat dan Kabupaten Solok tahun 2020.

Pelantikan PPS itu sendiri dilakukan Ketua KPUD Ir. Gadis, M. Si dihadapan  Bupati Solok H. Gusmal, pejabat Forkopimda, para Camat dan jajaran Komisionir KPU setempat, Minggu (22/3), di ruang Solok Nan Indak Arosuka.

Mengiringi pelantikan, Bupati Solok H. Gusmal menyampaikan,  bahwa kondisi negara kita sekarang dalam situasi menghadapi ancaman virus corona.

Pihaknya mengajak memanjatkan  do’a agar virus itu tidak mendatangi kita. “ Kalau virus itu tentara Allah mudah-mudahan orang yang mungkar saja yang di serangnya. Semoga kita semua terhindar dari virus tersebut. Karena itu, masi semua bertaubat. Tidak ada yang perlu kita kwatirkan kalau kita pasrah dan berpegang kepada tali Allah, Alquran, dan hadist” papar Bupati Gusmal.

Terkait pelantikan PPS,  Gusmal mengatakan  semua yang dilantik dianggap mampu, dianggap cakap, dianggap bisa melaksanakan tugas ini sebaik-baiknya. Ditengah dunia dan teknologi sudah melesat maju, dan masyarakat semakin pintar, jadi tugas PPS semakin banyak dan berat. “ Pesan saya,  tolong di kuasai ketentuan perundang-undangan tentang  pemilhan Bupati dan Wakil Bupati Solok serta Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat. Apalbila semua sudah menguasai, tolong betul-betul dipahami. agar tugas PPS tidak berjalan salah dan sesuai dengan  peraturan yang berlaku,” pinta Gusmal.

BACA JUGA:  Pessel Masih Kekurangan Dokter Hewan

Selain itu, Bupati Solok juga meminta PPS agar menjalankan tugas penuh kebersamaan dan selalu koordinasi dengan  stakeholder yang ada di nagari. Bagaimanapun, PPS harus bekerjasama dengan Walinagari, KAN, BMN dan tokoh-tokoh masayrakat di tempat  bertugas.

“ Berikan  pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada setiap pemilih yang ada di nagari  masing-masing.  Sebab biasanya, pemilih suka menanya dan mendapat informasi orang-orang yang di anggapnya sudah mampu dan mengetahui pa yang di laksanakan,” jelas Gusmal.

PPS juga diminta aktif  mensosialisasikan Pemilukada 2020 kepada seluruh masayarakat, dengan mengajak  datang ke TPS pada tanggal 23 september 2020. Salah satu keberhasilan pemilu meningkatnya partisipasi pemilih datang ke TPS. “ Sebagai PPS, jangan  berpihak kepada siapapun, kecuali berpihak pada ketentuan yang berlaku,” tegas Gusmal

Menyambut itu,  Ketua KPU Kab Solok Ir. Gadis menyampaikan dipundak PPS akan dibebankan tugas yang cukup besar. Semua yang dilantik patut bersyukur, karena hampir 700 yang mendaftar calon PPS, hanya 222 orang dari 74 nagari  yang dianggap bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Sesuai dengan tahapan Pilkada, akan ada pelaksanaan verifikasi faktual calon perseorangan, kemudian akan dilakukan pemutakiran data pemilih dalam waktu dekat. Ini merupakan kerja ekstra ketat dan teliti,” sebut Ketua KPU Kab Solok

Reporter: Wezi Rismanto

Editor    : Melatisan

Facebook Comments

loading...