Dipicu Hujan Lebat, Tiga Kawasan di Kabupaten Solok Dilanda Banjir

67

AROSUKA – Tiga kawasan di wilayah kabhpaten Solok dilanda banjir. Hujan lebat yang terjadi sejak Jumat (7/2) malam, memicu meluapnya Batang Lembang dan Batang Hiliran Gumanti hingga menimbukan bencana banjir di sejumlah kawasan di wilayah kabupaten Solok, Sabtu (8/2/2020).

Kalaksa BPBD Kabupaten Solok, Armen AP mengatakan, dari data sementara pihaknya mencatat tiga lokasi yang terdampak bencana banjir, seperti kawasan Nagari Muaro Paneh dan Nagari Kinari, Kecamatan Bukit Sundi serta Talang Babungo Kecamatan Giliran Gumanti.

Sementara di kawasan nagari Koto Baru dan Nagari Salayo, luapan Batang Lembang juga merendam lapangan nagari Koto Baru serta komplek SMAN 1 Kubung di Rawang Sari.

“Saat ini Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Solok sudah berada ketiga lokasi untuk pendataan dan membantu evakuasi warga bila dibutuhkan,” sebutnya

Dijelaskannya, di Nagari Talang Babungo, banjir terpantau ada di dua lokasi diantaranya jorong Talang Timur dan jorong Talang Barat. Sementara di Nagari Muaro Paneh, luapan Batang Lembang terjadi di tiga jorong.

“Di Muaro Paneh, luapan Batang Lembang terjadi di jorong Balai Pinang, jorong Koto Panjang dan jorong Koto Kaciek,” terangnya.

Akibat banjir, sejumlah sekolah juga terdampak di Nagari Muaro Paneh.Sekolah SD Negeri 09, Pondok Pesantren Royatul Islam dan sekolah TK Muara Kasih. Untuk sementara sekolah diliburkan.

“Sejauh ini, untuk sementara dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir, mudah-mudahan tidak ada korban dalam bencana ini,” tutupnya.

BACA JUGA:  PLN UP3 Area Solok Kembali Sembelih 3 Ekor Sapi Qurban
Banjir melanda kawasan Balai Pinang Muaro Paneh
Banjir melanda kawasan Balai Pinang Muaro Paneh

Terkait itu, pemuda setempat, Syafriadi menyebutkan, air mulai naik sejak pukul 05.00 hingga pagi. Akibat hujan deras, ruas Batang Lembang seperti tidak mampu menampung tingginya debet air sehingga menimbulkan bajir dan merendam sejumlah rumah warga.
” Alahmdulillah menjelang siang ini, air sudah mulai surut. Mudah-mudah tidak ada banjir susulan,” ucap Syafriadi, Sabtu (8/2).

Terpisah, wali nagari Talang Babungo Hafizurrahman mengatakan, banjir terjadi sejak Sabtu (8/2) dinihari. Setidaknya ada 200 kepala keluarga yang terdampak. “Banjir disertai material lumpur merendam isi rumah warga, saat ini kami masih mendata berapa kerugian dan membantu warga mengevakuasi barang-barang agar tak rusak terendam banjir,” bebernya.

Facebook Comments

Loading...
loading...