Dipantau Bupati Sutan Riska, Pengerjaan Jembatan Pulai Diharapkan Rampung Tepat Waktu

DHARMASRAYA – Pengerjaan pembangunan jembatan Pulai selalu mendapat perhatian dan dipantau Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan. Hal itu dilakukan sebagai bentuk
tanggung jawab atas progres penyelesaian jembatan benilai puluhan miliar dari dana APBN tersebut.

Dipastikan, setiap lewat di dekat proyak pembangunan jembatan Pulai, Raja Muda Koto Besar itu, mampir menengok pekerjaan yang sedang berlangsung.

Terbaru, Selasa (27/8), Sutan Riska Tuanku Kerajaan didampingi Kajari Hari Wahyudi, selesai pembukaan pencanangan KB-Kes digelar Dandim 0310/SSD kembali menyambangi pembangunan jembatan untuk membuka akses kawasan Timpeh itu.

Setiba dilokasi, kedua pimpinan tergabung dalam forum pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Dharmasraya itu, tampak memperhatikan para pekerja melakukan proses pegerjaan. Puluhan pekerja tengah melakukan pembesian, mulai dari memotong besi, merangkai, hingga merakit.

Bahkan Kajari lebih ditail lagi melihat pekerjaan jembatan tersebut. Beberapa pekerja termasuk para pengawas tampak ditanyai oleh Kajari Hari Wahyudi.

Walaupun bukan orang teknik, Bupati Sutan Riska tampak kurang puas dengan progres pengerjaan jembatan pulai. Karena Ia menginginkan pengerjaan jembatan bisa rampung sebelum masa kontrak habis dan tepat waktu.

Menurut Bupat, keberadaan jembatan pulai sangat dibutuhkan masyarakat. Selain strategis bagi pengembangan perekonomian, jembatan juga akan membuka akses masyarakat diwilayah seberang Batanghari seperti kecamatan Timpeh dan Padang Laweh.

“Keberadaan Jembatan pulai menjadi alternatif utama sebagai kelancaran transportasi dari seberang Batanghari menuju pusat kota dan sebaliknya,” sebut Bupati.

Ia juga menambahkan, hubungan sosial dan derap perekonomian juga makin laju. Pelayanan pemerintah juga makin dekat kepada rakyat. “Kita sih maunya cepat dan kualitasnya bagus, masyarakat juga tak sabar menunggu selesai” pungkas Raja Muda itu.

Reporter : S Hanif
Editor     : Melatisan

Facebook Comments

BACA JUGA:  Kasus Mandeh, Wabup Pessel Dituntut 4 Tahun Penjara Denda 5 Milyar
loading...