Beranda Daerah Dinkes Pasaman: Antisipasi Penyebaran Virus Corona dengan Pola Hidup Sehat

Dinkes Pasaman: Antisipasi Penyebaran Virus Corona dengan Pola Hidup Sehat

Kabid P2P Dinkes Pasaman, Arma Putra
Kabid P2P Dinkes Pasaman, Arma Putra

LUBUK SIKAPING – Ada sejumlah langkah antisipatif untuk mencegah penyebaran virus mematikan Corona atau COVID-19. Setidaknya bagi warga Kabupaten Pasaman, Dinas Kesehatan setempat menghimbau warga agar menjaga pola hidup sehat.

Kepala Dinas Kesehatan Pasaman, dr.Arnida melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Arma Putra mengingatkan, masyarakat untuk waspada terhadap penyebaran virus corona dengan melakukan sejumlah langkah antisipatif.

Dikatakan, bagi masyarakat yang mengeluhkan penyakit pernapasan diimbau segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat, terutama bagi mereka yang baru pulang dari perjalanan luar negeri.

“Kita harus melakukan antisipasi dini. Caranya, memberikan penyuluhan ke masyarakat melalui puskesmas. Masyarakat yang mengalami gejala gangguan saluran pernafasan, diminta segera mendatangi  puskesmas,” kata Arma, Senin (2/3).

Antisipasi penyebaran dan pencegahan penyakit pneumonia yang berasal dari Wuhan, China itu, harus dilakukan. Jika tiba-tiba muncul gejala demam, batuk dan pilek, harus langsung melapor ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Pusat layanan kesehatan di kecamatan juga diminta memerhatikan apabila ada pasien dengan gejala jangkitan virus tersebut,” katanya.

Meski kasus corona masih zero kasus di daerah itu, antisipasi penyebaran infeksi virus corona (Covid-19) di Kabupaten Pasaman, perlu diketahui dan diwaspadai oleh masyarakat setempat.

“Salah satu upaya pencegahan yang bisa kita sampaikan ke masyarakat, adalah menghindari kontak dengan orang yang sakit infeksi saluran pernafasan,” ujar Arma Putra.

Ia juga meminta masyarakat menjaga pola hidup bersih dan sehat, memperhatikan nutrisi makanan agar ketahanan tubuh kuat. Kemudian, ia mengingatkan agar masyarakat memiliki etika ketika bersin.

“Kalau bersin ditutup dan jangan diarahkan ke orang. Itu harus ada etikanya. Tutup hidung dan mulut dengan tisu atau kain saat batuk dan ketika bersin, lalu cuci tangan,” katanya.

BACA JUGA:  Stok 11 Komoditi Pangan Untuk Tiga Bulan Kedepan Aman

Masyarakat, kata dia, diminta tidak panic. Namun tetap harus meningkatkan kewaspadaan. Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengkonfirmasi dua orang Warga Negara Indonesia positif terjangkit virus corona atau COVID-19. Saat ini, kedua pasien virus corona tengah diisolasi di RSPI Sulianti di Sunter, Jakarta Utara.

“Dua orang tersebut merupakan seorang ibu (64) dan anaknya (31) yang tinggal di Depok, Jawa Barat . Mereka tertular virus corona oleh warga negara Jepang yang terinfeksi sebelumnya,” pungkas Arma.

Reporter: MA

Editor   : Melatisan