Dinas Perpustakaan Kota Solok Lanjutkan Program Pelatihan Menulis

Penulis dari Lab. Pauh 9, Holy Adib dan Adi Osman, memberikan motivasi kepada puluhan peserta pelatihan menulis di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok, Sabtu (14/3/2020). IST

SOLOK KOTA—Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok melanjutkan program pelatihan menulis untuk siswa SD hingga SMA pada tahun ini. Dengan begitu, tahun ini merupakan tahun keempat program itu.

Kepala Bidang Perpustakaan dinas tersebut, Weni Oktiarni, mengatakan bahwa program itu dimulai pada 2017 atas inisiatif wali kota. Wali Kota Solok, Zul Elfian, ingin anak-anak sekolah di daerahnya gemar membaca dan bisa menulis, serta mengunjungi perpustakaan.

Pelatihan menulis yang dimaksud Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok, kata Weni, ialah pelatihan menulis cerita. Hasil dari program ini ialah diterbitkannya buku kumpulan cerita karya peserta pelatihan tersebut pada akhir tahun.

“Program ini dimulai pada Maret hingga Desember. Pelatihan dilakukukan dua kali sebulan. Dari pelatihan ini kami terbitkan buku kumpulan cerita karya peserta. Tahun kemarin kami terbitkan satu buku kumpulan cerita karangan hasil pelatihan menulis, yang berjudul Ciloteh Anak Nagari Kota Solok. Buku kumpulan cerita hasil pelatihan ini akan kami bagikan ke sekolah-sekolah di Kota Solok,” tuturnya ketika membuka pelatihan menulis 2020 di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok, Sabtu (14/3/2020).

Untuk menjalankan program itu, pihaknya menggandeng penulis berpengalaman. Pada tahun ini mereka mengundang para penulis dari Lab. Pauh 9, komunitas penulis di Kota Padang.

Mengenai peserta pelatihan, Weni mengatakan bahwa dinasnya mengundang sekolah-sekolah di Kota Solok mengirimkan siswa untuk mengikuti pelatihan menulis itu. Pihaknya tidak membatasai sekolah untuk mengirimkan siswa.

“Kami mengimbau sekolah-sekolah mengirimkan siswa untuk mengikuti pelatihan ini. Pelatihan ini tidak mengganggu jam pelajaran siswa karena dilakukan mulai pukul 14.00 hingga pukul 16.00. Kami akan mengevaluasi sekolah mana saja yang tidak mengirimkan siswa karena progam ini adalah ini adalah program wali kota, yang dijalankan dengan dana,” ucapnya didampingi Pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok, Sespri Febri Yona.

BACA JUGA:  Resmi Lulus CPNS, drg. Romi Segera Lengkapi Berkas ke Solsel

Reporter: RVO

Facebook Comments

loading...