Dikunjungi Wabup Ferizal Ridwan, Warga Positif Covid 19 Taeh Baruah Limapuluh Kota Bersedia Dikarantina

194
covid
Bersama Ketua DPRD Limapuluh Kota Deni Asra, Wakil Bupati Ferizal Ridwan menyambangi warga positif Corona di Taeh Baruah dan diminta agar menjalani karantina, Minggu (17/5)

Betitanda1– Begitu mengetahui salah seorang warga yang dinyatakan positif Covid 19,  Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan bersama Ketua DPRD setempat Deni Asra langsung mendatangi rumah SL (52), warga Jorong koto Kociak, Nagari Taeh Baruah, Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu, (17/5).

Pria SL (52),  merupakan pasien positif ke 9 Covid-19 di Kabupaten Lima Puluh Kota, dimana sample swab yang bersangkutan dikirim oleh RS Adnan WD Kota Payakumbuah berdasarkan hasil tracing dari riwayat kontak dengan pasien positif pertama di Kota Payakumbuah.

“Barusan saya bersama Ketua DPRD kembali dari rumah pasien untuk memintanya isolasi di tempat karantina. Karena beliau itu orangnya aktif. Alhamdulillah beliau bersedia,” ujar Wabup Ferizal Ridwan

Ferizal, dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Limapuluh Kota memaparkan,  pasien ke-9 ini diketahui masih beraktivitas melakukan sholat Jum’at di kampung halamannya, Taeh Baruah. Bahkan masih melakukan perjalanan ke pasar Payakumbuh sekitar 4 hari yang lalu untuk meminta sumbangan.

“Untuk kenyamanan warga, saya menghimbau kepada masyarakat yang pernah kontak dengan pasien seminggu kebelakangan, dengan suka rela mau melapor dan memeriksakan diri ke layanan kesehatan terdekat,” sambungnya.

Ia menyebutkan, tidak  perlu cemas dan kawatir berlebihan karena peluang sembuh Covid-19 itu besar,  dengan catatan ikut anjuran pemerintah untuk selalu jaga kebersihan, jaga jarak dan pakai masker.

BACA JUGA:  Dua  WNI Positif Virus Corona Dirawat Diruang Khusus RSPI Sulianti Saroso

Sementara itu, Ketua DPRD Deni Asra mengatakan, pihaknya akan meminta tim gugus tugas Covid 19 Kabupaten Limapuluh Kota untuk melakukan tracking secepatnya.

“Setidaknya untuk satu orang,  ada 100 sampel swab hasil tracking yang harus diuji. Semakin banyak semakin mudah kita memutus rantai Penyebaran Covid-19 ini,” ujar Deni Asra.

Terkait itu, PJ Wali Nagari Taeh Baruah Hasrul Chaniagio mengatakan, SL sempat kembali ke Payakumbuh setelah Swab dilakukan dan tetap beraktivitas di Mesjid Muhammadyah Payakumbuh.

Setelah mengetahui yang bersangkutan telah melakukan Swab, pada dua hari yang lalu, pemerintah Nagari langsung memberikan himbauan ke rumah yang bersangkutan untuk melaksanakan isolasi mandiri.

” Namun pada saat itu, SL tidak berada di rumah. Dari penjelasan istrinya, yang bersangkutan tengah beraktivjtas di Payakumbuh,” ungkap Hasrul.

Reporter: Diko Rahmat

 

Facebook Comments

loading...