Diikuti KPA dan PPK, Pemkab Solok Sosialisasikan Proses Pengadaan Barang dan Jasa Sesuai Perpres dan Permen PUPR

Bupati Solok H. Gismal memberi arahan selepas pembukaan Bimtrek dan Sosialisasi Proses Pengadaan Barang dan Jasa , Kamis (27/2) di Padang.
Bupati Solok H. Gismal memberi arahan selepas pembukaan Bimtrek dan Sosialisasi Proses Pengadaan Barang dan Jasa , Kamis (27/2) di Padang.

AROSUKA Guna lebih memahami mekanisme dan proses Pengadaan Barang dan Jasa pemerintah sesuai  peraturan presiden RI nomor : 16 tahun 2018 dan Peraturan Menteri PUPR nomor 7 tahun 2019, sebanyak 51 orang Kuasa Penggunan Anggaran dan Panitia Pengadaan Kerja (KPA/PPK) di lingkungan pemerintah Kabupaten Solok mengikuti Sosialisasi dan Bimtek (Bimbingan Teknis), Kamis (27/02) di Padang.

Dengan menghadirkan narasumber dari LKPP Republik Indonesia, I Made Heriyana, sosialisasi yang juga dihadiri  Kabag BPJB Khairul,Kabag Humas Syofiar Syam, Kabag KSD Devi Pribadi dan Kabag Umum Syefdinon, Bupati Solok H. Gusmal menekankan soal  Perpres tentang pengadaan barang dan  jasa pemerintah pasal 8, yang menetapkan proses pengadaan barang dan jasa dilaksanakan oleh pelaku pengadaan yang terdiri dari PA (Pengguna Anggaran),  KPA/PPK, Pejabat pengadaan/Pokja pemilihan, Agen Pengadaan, PjPHP/PPHP, Penyelengara Swakelola dan Penyedia.

Dikatakan, tanggung jawab KPA/PPK dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah, dimulai dari perencanaan sampai dengan serah terima pekerjaan dan manajemen kontrak, saling berkelanjutan dan tidak pernah terpisah.

” Karena itu perlu percepatan pengadaan barang dan jasa di kabupaten solok tahun anggaran 2020, demi tercapainya target kinerja pemerintah daerah erutama untuk pekerjaan kontruksi,” papar Bupati Gusmal.

Dijelaskan, salah  satu tujuan pengadaan barang dan jasa yang tercatum dalam perpres no16 tahun 2018 , untuk menghasilkan barang/jasa pemerintah yang tepat dari sejumlah yang dibelanjakan.

” Diukur dari aspek kualitas,j umlah, biaya,  lokasi dan penyedia dan semuanya itu sangat tergantung dari tugas dan fungsi KPA/PPK,” jelas Gusmal.

Terhadap itu, Ketua Panitia Khairul menegaskan,  pengadaan barang dan jasa pemerintah berdasar kapada perpres nomor 16 tahu 2018, kemudian peraturan menteri dalam negeri nomor 21 tahun 2011 tentang perubahan kedua atas peraturan menteri dalam negeri nomor 13 tahun  2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah.

BACA JUGA:  Ditengah Pandemi Covid-19, PLN UP3 Solok Gelar Kesiapan Pelayanan Teknik

” Termasuk kita mejuruk peraturan bupati solok nomor 51 tahun 2018 tentang petunjuk pelaksanaan pengadaan barang/jasa dilingkungan pemerintah kabupaten solok,” jelasnya.

Dengan diberlakukan praturan peraturan Peraturan Menteri PUPR nomor 7 tahun 2019,  perlu diadakan sosialisasi terkait pengadaan barang dan jasa bagi KPA/PPK dilingkup pemerintah kabupaten solok tahun anggaran 2020 .

Bupati Solok H. Gusmal foto bersama denga sejumlah peserta sosialisasi dan kepala SKPD
Bupati Solok H. Gusmal foto bersama denga sejumlah peserta sosialisasi dan kepala SKPD

Melalui kegiatan ini, diharapkan  KPA/PPK lebih memahami tentang semua peraturan yang berhubungan dengan pengadaan barang dan jasa khusunya pekerjaan kontruksi.

Menurutnya, masih banyak aturan-aturan terkait pengadaan barang dan jasa yang belum dipahami secara menyeluruh oleh KPA/PPK dilingkup Pemerintah Kab.solok

Pelaksanaanya sering terkendala dengan praktek dilapangan, sehingga diperlukan persamaan persepsi untukmenyikapi hal tersebut.

Dikatakan Khairul, sebagian besar kegiatan pembangunan fisik di pemerintah kabupaten solok yang akan diproses oleh UKPBJ tahun 2020, bersumber dari dana APBN/DAK .

Tetapi sepertii diketahui, pembanguan yang bersumber dari DAK/APBN dibatasi oleh waktu dan persyaratan yang ketat, sehingga perlu proses PBJ yang cepat, efektif dan efesien.

Khairul mengatakan, dengan menyamakan persepsi dalam memahami perpres nomor 16 tahun 2018 serta meningkatkan kemampuan SDM bagi KPA/PPK di lingkup kab Solok,. “Kita harap  proses pengadaan benar-benar dilaksanakan sesuai dengan peratruran dan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Reporter: Wezi Rismanto

Editor     : Melatisan

Facebook Comments

loading...