Diikuti 269 Siswa Baru, MAN 1 Pasaman Gelar Matsama

Menandai pembukaan Matsama MAN 1 Pasaman, Kepala MAN setempat mengalungkan tanda peserta kepada perwakilan siswa

LUBUK SIKAPING – Mengawali dimulainya tahun ajaran baru 2019/2020, sebanyak 269 Peserta Didik Baru (PDB) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pasaman mengikuti prosesi Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama ) di aula MAN 1 Pasaman, Tanjung Alai, Lubuk Sikaping, Senin (15/7).

Matsama dibuka resmi oleh kepala MAN 1 Pasaman Darwin, yang ditandai dengan mengalungkan tanda peserta kepada dua orang siswa perwakilan putra dan putri. Kegiatan masa Ta’aruf tersebut berlangsung selama lima hari kedepan, mulai Senin hingga Jum’at (15-19/7) nanti.

Menurut Darwin, Masa Ta’aruf Siswa Madrasah dilakukan lebih sebagai  orientasi dan pengenalan lingkungan Madrasah kepada peserta didik baru, sehingga mereka lebih mengenal dan mencintai MAN 1 Pasaman. “ Dengan adanya masa taaruf, mereka akan mengetahui visi dan misi Madrasah, sarana dan prasarana, cara belajar serta penanaman konsep pengenalan diri sehingga mereka dapat lebih mengembangkan diri di MAN 1 Pasaman,” ujar Kepala MAN 1 Pasaman itu disela-sela pembukaan kegiatan.

Selanjutnya, melalui Matsama, kedepan anak-anak peserta didik baru dapat beradaptasi dan mematuhi aturan disekolah itu sendiri.”Semoga pelaksanaan masa Ta’aruf ini bisa berjalan lancar dan peserta didik baru lebih termotivasi untuk meraih prestasi dan cita-citanya,” harap Darwin.

Sementara itu, Yulinasri selaku Wakil Bidang Kehumasan MAN 1 Pasaman menambahkan,   sebanyak 269 orang Peserta Didik Baru (PDB) MAN 1 Pasaman yang mengikuti kegiatan masa Ta’arruf (Matsama) itu terdiri dari 100 orang Putra, dan 169 orang Putri, dan mereka semua terdiri dari 8 rombel dengan rincian, 2 rombel jurusan IAI, 3 rombel IPA, dan 3 rombel IPS.

Yulinasri menjelaskan, materi yang diberikan kepada siswa diruang kelas adalah pembentukan karakter. Sedangkan diluar ruangan pembentukan disiplin siswa. “Untuk pemateri diruang kelas narasumbernya adalah Kepala sekolah, wakil kepala, serta guru-guru yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Selanjutnya, kegiatan pembentukan karakter dan disiplin siswa yang dilaksanakan dilapangan kegiatannya dalam bentuk upacara, dan PBB, dengan dikoordinir oleh pengurus OSIM disekolah tersebut,” beber Yulinasri.

BACA JUGA:  Terkabar Warganya Menangis tak Dapat Bansos, Perantau GMSS "Badoncek" Membantu

Reporter  : MA

Editor      : Melatisan

Facebook Comments

loading...