Dihadiri Sekda Erizon, Dinas Perhubungan Pessel Sosialisasikan Forum LLAJ

Sosialisasi
Sekda Pessel Erizon memberikan paparan saat sosialisasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) di Hotel Saga Murni, Sago, Kamis (16 Juli 2020)

Beritanda1 – Dinas Perhubungan Kabupaten Pesisir Selatan melaksanakan sosialisasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) di Hotel Saga Murni, Sago, Kamis (16 Juli 2020).

 

Hadir pada kesempatan itu, Sekda Pessel Erizon, Asisten II Mimi Riarty,  Kepala Dinas Perhubungan Gunawan, dan anggota Forum yang terdiri dari, Jasa Raharja, Organda, Satlantas Polres Pessel, tokoh masyarakat, pelaku usaha dan lain sebagainya.

Sekda Pessel Erizon mengharapkan, keberadaan FLLAJ benar-benar mampu menjadi wadah yang demoktratis untuk menampung saran dan aspirasi masyarakat sekaitan dengan permasalahan di jalan raya.

“Melalui forum ini, masyarakat dapat memberikan konstribusi terutama mengenai masalah lalu lintas, sehingga secara bersama dicarikan solusinya,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, tengah giat-giatnya membangunan sejumlah infrastruktur jalan baik dengan memanfaatkan dana APBD maupun APBN.

Bahkan di saat pandemi covid 19,  pembangunan dengan memanfaatkan dana pusat tetap berjalan dengan gencarnya.

“Diantaranya seperti pembangunan sarana jalan Kawasan Strategi Pariwisata Nasional (KSPN) dengan memanfaatkan dana Program hibah jalan daerah (PHJD) tahun 2020 sebesar Rp25,4 miliar, pada Lima ruas jalan yaitu, jalan Tarusan – Sungai Tawar, jalan Tarusan – Simpang Anau, jalan Ampang Pulai – Batu Kalang, jalan Salido – Carocok, jalan Bukit Langkisau, dan jalan Panasahan,” katanya.

Sosialisasi
BersamaSekda Pesisir Selatan, Dinas Perhubungan sosialisasikan forum LLAJ

Selain itu, pembangunan jalan Pasar Baru- Alahan Panjang Kabupaten Solok sepanjang 19 KM dengan total biaya Rp48 miliar. Peningkatan jalan dua jalur Sago – Salido sepanjang 6 KM dengan biaya APBN sebesar Rp 58 miliar.

“Kami juga mengajak FLLAJ mendorong mayarakat untuk meningkatkan produktifitas, seiring dengan pesatnya pembangunan prasarana jalan. Sebab, kemajuan pembangunan transportasi harus mampu dijadikan penggerak ekonomi masyarakat dengan meningkatkan produktifitas ini,” tuturnya.

BACA JUGA:  Komunitas Game Online LBS Squad Pasaman Bantu Warga Terdampak Covid-19

Menurut Sekda, jika kemajuan pembangunan tidak diikuti dengan peningkatan produktifitas, maka pembangunan yang sudah dilaksanakan bakal menjadi pengisap ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Ketua panitia Dedi Mirza, menyampaikan, sosialisasi FLLAJ diikuti oleh anggota forum sebanyak 60 orang. Sementara tampil sebagai narasumber, Yossyafra, ST, M.Eng Sc, Ph.D, dosen Fakultas Tenik Unand, Kepala Dinas PU-PR dan Kepala Dinas Perhubungan.

Sosialisasi saat itu, mengangkat tema, “Dengan Sosialisasi FLLAJ Kita Sukseskan Program Hibah Jalan Daerah (PHJD)”

Reporter: Okis Rockin

Facebook Comments

loading...