Dihadang Badai dan Awan Tebal, Wagub Sumbar Batal Mendarat di Lokasi Banjir Muaro Sungai Lolo

172
Gagal ke lokasi Banjir, Wagub Sumbar, Nasrul Abit mendarat di GOR Tuanku Imam Bonjol, Kecamatan Lubuk Sikaping, Pasaman, Jumat (21/2)
Gagal ke lokasi Banjir, Wagub Sumbar, Nasrul Abit mendarat di GOR Tuanku Imam Bonjol, Kecamatan Lubuk Sikaping, Pasaman, Jumat (21/2)

PASAMAN Terpaan badai dan awan tebal menghalangi niat  Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit yang hendak mengunjungi lokasi banjir bandang dan longsor di Nagari Muaro Sungai Lolo, Kecamatan Mapattunggul Selatan, Kabupaten Pasaman, Jumat (21/2/2020) siang.

Pasalnya, pesawat helikopter yang menerbangkan Nasrul Abit dan rombongan ke lokasi terdampak, terpaksa balik kanan karena dihadang badai saat hendak melintasi bukit barisan menuju Nagari Muaro Sungai Lolo, Mapattunggul Selatan.

Disampaikan, dirinya sangat ingin datang dan meninjau langsung titik lokasi bencana. Namun saat hendak melintasi areal perbukitan, pesawat terkendala cuaca buruk dan dihadang awan tebal.

“ Kapten  helicopter mengatakan tidak  mungkin  melintasi kawasan itu karena sangat berisiko,” ujar Nasrul Abit begitu mendarat di Gelanggang Olah Raga (GOR) Tuanku Imam Bonjol, Kecamatan Lubuk Sikaping, Pasaman.

Nasrul Abit mendarat di GOR Tuanku Imam Bonjol, Kecamatan Lubuk Sikaping, Pasaman.
Nasrul Abit mendarat di GOR Tuanku Imam Bonjol, Kecamatan Lubuk Sikaping, Pasaman.

Nasrul Abit mengaku sedih karena tidak bisa langsung bertemu sapa dengan korban banjir bandang dan longsor di Nagari Muaro Sungai Lolo. Dirinya meminta maaf kepada masyarakat terdampak  yang sudah menunggu di lokasi bencana.

“ Dengan berat hati kami tidak jadi sampai ke lokasi,” katanya.

Sebagaimana diketahui, rombongan Wagub Nasrul Abit berangkat berangkat dari Bandara Internasional Minangkabau sekitar pukul 08.00 WIB. Bersama sejumlah rombongan, orang nomor 2 di rumah bagonjong jalan Sudirman Padang itu menjadwalkan  meninjau lokasi bencana banjir bandang dan di Nagari Muaro Sungai Lolo, Kecamatan Mapattunggul Selatan, Kabupaten Pasaman.

BACA JUGA:  Serahkan LKPD Pessel, Bupati Hendrajoni Optimis Raih WTP

Keputusan menempuh lewat jalur udara karena susahnya menjangkau daerah bencana lewat jalur darat yang berada di daerah terisolir Pasaman.

Ikut dalam rombongan itu, Kalaksa BPBD Sumbar, Kadis PUPR Prov Sumbar, Perwakilan Korem Kolonel Mukmin, Perwakilan Polda Kombes Tafianto, Kepala UPT BNPB Wilayah Sumatera, Sekdakab Pasaman, dan Kalaksa BPBD Pasaman.

Reporter: M.Afrizal

 

Facebook Comments

loading...