Diduga Korban Begal, Dinsos Pessel Fasilitasi Pemulangan 4 Pemuda Asal Bengkulu

Empat pemuda asal Bengkulu saat ditangani di Dinas Sosial Pessel

PAINAN–Empat pemuda warga Desa Tanjung Perdana, Kecamatan Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, ditemukan anggota Tagana Dinas Sosial Kabupaten Pesisir Selatan, terlunta-lunta di perbatasan Kota Padang-Pessel, Jum’at (7/2).

“Mereka adalah M. Setia Bahri, Miznar Saputra, Hasan Basri, dan M. Adam Syaputra, warga Bengkulu yang ditemukan terlantar di perbatasan Padang-Pessel,” kata Kadis Sosial Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak, Zulfian Apriyanto, didampingi Kasi Rehabilitasi Sosial, Harmen Sabri pada wartawan di Painan.

Menurutnya, untuk pemulangan ke 4 pemuda tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Muko-Muko untuk mengirimkan alamat rumah masing-masing agar bisa kembali bersama keluarga dan orangtua.

“Setelah kami data, ke Empat pemuda tersebut juga kami koordinasikan dengan kepolisian setempat, setelah itu kami fasilitasi kepulangannya menggunakan mobil travel jurusan Pessel-Bengkulu,” ujarnya

Harmen mengatakan, saat ditemukan ke empat pemuda tersebut sudah kehabisan bekal dan kelihatan lemas. Bahkan, mereka mengaku harus menumpang dari mobil satu ke mobil lainnya, hingga akhirnya sampai di batas kota sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

“Saat itu, tim Tagana menghampiri mereka, menanyakan asal usul mereka dan sedang apa disini (Pessel),” bebernya.

Dari pengakuan ke 4 pemuda tersebut, mereka adalah pemuda pecinta alam, dan suka naik gunung. Namun, saat berada di daerah Lubuk Linggau mereka menjadi korban begal, sehingga tas, uang, dan sejumlah barang berharga lainnya raib di bawa kabur.

“Kami berencana bakal memfasilitasi pemulangan mereka ke Bengkulu. Mereka dalam keadaan sehat. Namun, dikarenakan dalam perjalanan jauh, terlihat sangat lapar dan haus,” tambahnya.

Reporter: OKIS ROCKIN

Facebook Comments

BACA JUGA:  Jambi Bergabung, Pessel Mantapkan Persiapan TdS 2019
loading...