Diduga Depresi, Warga Lubuak Tarok Sijunjung Ditemukan Gantung Diri

SIJUNJUNG–Seorang warga nagari Lubuk Tarok, Kecamatan Lubuk Tarok Kabupaten Sijunjung ditemukan gantung diri diatas pohon manggis pada Selasa (24/9) sekitar pukul 11.30 WIB. Peristiwa itu langsung membuat warga geger dan melaporkan kejadian itu kepada pihak berwajib.
Korban yang diketahui bernama Darlis (49) warga Padang Bariang, Jorong Jambu Lipo, Nagari Lubuk Tarok ditemukan pertama kali oleh salah seorang warga dalam kondisi tergantung dengan leher terlilit tali diatas pohon manggis.
Kejadian tersebut dilaporkan oleh masyarakat Sekira jam 12.00 WIB kepada pihak Polsek Lubuk Tarok. Kapolsek AKP Syafrudin Arief beserta  anggota langsung mendatangi TKP. Setiba di TKP didapati Korban sudah dibawa kerumah duka oleh pihak keluarga.
“Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh salah seorang warga yang hendak pergi ke kebun. Kemudian memberitahukan kepada pihak keluarga dan polsek Lubuk Tarok, pihak keluarga bersama maayarakat lainnya langsung melakukan evakuasi dan membawa kerumah duka,” tutur Kapolsek AKP Syafrudin Arief melalui Kasubag Humas Iptu Nasrul, Selasa (24/9).
Awalnya pihak keluarga yang mengetahui kejadian itu langsung mengevakuasi korban dengan harapan masih bisa tertolong. “Kemudian diperiksa oleh Tenaga Medis dari Puskesmas Lubuk Tarok. Berdasarkan keterangan tenaga medis, korban sudah meninggal dunia dengan kindisi lidah terjulur dan mengeluarkan cairan sperma,” jelasnya.
Informasi yang diperoleh, menurut keterangan dari Istri korban bahwa, korban meninggalkan rumah hanya berselang setengah jam setelah ditemukan gantung diri, sekira pukul 11.00 Wib meninggalkan rumah tanpa memberitahu.
Korban diketahui selama ini mempunyai riwayat penyakit darah tinggi dan gangguan depresi serta masih dalam menjalani pengobatan rutin. Menurut pihak keluarga, korban mengalami depresi dan darah tinggi, terakhir masih mengambil obat di puskesmas Lubuk Tarok pada hari Sabtu (21/9) kemarin. Atas Kejadian Tersebut Istri korban menerima dengan ikhlas dan menolak untuk dilakukan otopsi. “Sedangkan jenazah korban sudah diselenggarakan untuk proses pemakaman oleh pihak keluarga,” katanya.
Reporter: OGAI
Editor: MALIN MARAJO

Facebook Comments

BACA JUGA:  Antisipasi Paham Radikalisme Ditengah Masyarakat, Polres Sijunjung Gelar Forum Silaturahmi Kamtibmas
loading...