Dibahas Kemendagri, Ranperda Perubahan RTRW Pessel Dinilai Sudah Mengakomodir Kepentingan Umum

PAINAN – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan RTRW secara subtansial dinilai Kemendagri sudah sesuai dengan peraturan yang lebih tinggi, bahkan telah mengakomodir kepentingan umum.

Hal itu dikemukakan Sekretaris Daerah (Sekda) Pesisir Selatan, Erizon usai menghadiri rapat konsultasi dalam rangka evaluasi Ranperda Perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pesisir Selatan 2010-2030 di ruang Ditjend Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kamis (6/2).

” Kemendagri memandang Ranperda perubahan RTRW yang diajukan secara substansial sudah sesuai dengan peraturan yang lebih tinggi serta telah mengakomodir kepentingan umum,” ulang Sekda

Selain Sekda Erizon, saat itu turut hadir Kepala Bapedalitbang, Yozki Wandri, Kasubag Perundang-undangan Bagian Hukum Setdakab, Andi Fitriadi Amdar, serta sejumlah Pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pessel dan Biro Hukum Setda Provinsi Sumatera Barat.

Disebutkan, berdasarkan hasil rapat konsultasi tersebut, dalam waktu dekat bakal dikeluarkan nomor register oleh Kemendagri untuk ditetapkan menjadi Perda Pessel.

Ranperda perubahan RTRW Kabupaten Pesisir Selatan 2010-2030 mendesak dilakukan, guna menjawab gerak perubahan dan tata ruang yang begitu cepat dan dinamis di daerah berjuluk Negeri Sejuta Pesona itu.

“RTRW Pessel sudah berumur hampir 8 tahun, sejak ditetapkan. Untuk mengakomodir berbagai kebutuhan daerah, maka perubahan urgent sangat perlu dilakukan,” katanya.

Ia menjelaskan, perubahan RTRW sekaligus menjelaskan terhadap regulasi berupa perubahan Perda No 7 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kabupaten Pesisir Selatan 2010-2030.

Kata Sekda, Pemkab Pessel saat ini tengah serius melakukan berbagai upaya dan terobosan, hal itu agar pembangunan berjalan sesuai visi dan misi daerah demi mewujudkan kepentingan masyarakat secara luas.

“Sebab pembangunan yang tengah digencarkan tidak hanya fisik saja. Tetapi meliputi ekonomi, SDM, gedung sekolah, sarana kesehatan dan publik, termasuk membangun mental masyarakat melalui bidang keagamaan juga kita gencarkan sebagai upaya mewujudkan masyarakat yang mandiri, unggul, agamis, dan sejahtera,” jelasnya.

BACA JUGA:  Sambut Hari Guru, PGRI Pessel Gelar Seminar Nasional

Reporter: Okis Rockin

Facebook Comments

loading...