Dibagi 6 Kategori, 56.596 KK di Kabupaten Solok Akan Segera Terima Bantuan

Kadinsos Kabupaten Solok
Kadis Sosial kabupaten Solok, Yandra, SE, M.Si

Beritanda1 —Pemerintah kabupaten Solok  akan segera menyalurkan bantuan kepada 56.596 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 72,5 persen dari jumlah KK yang ada di daerah itu sebagai terdampak Covid-19. Hal itu terungkap saat rapat penyaluran bantuan sosial yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Solok yang digelar di Guest House Arosuka (03/05).

 

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Solok  H. Gusmal, SE, MM. Turut hadir Wakil Bupati Solok  H. Yulfadri Nurdin, SH, Sekretaris Daerah Kabupaten Solok  H. Aswirman, SE, MM, Askor bidang Pemerintahan Edisar, SH, M, Hum, Askor Bidang Eksbangkesra  Medison,S,Sos,M,Si, Askor Bidang administrasi Sony Sondra, SE, M, Si para Kepala SKPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Solok dan Camat Se-Kabupaten Solok.

Dalam rapat tersebut disimpulkan bahwa Bantuan Sosial yang akan diberikan oleh pemda kabupaten solok terhadap warga terdampak Covid-19 dibagi menjadi 2 bagian. Yaitu  Bantuan yang sudah ada sebelum Covid-19. Terdiri dari bantuan PKH (Program Keluarga Harapan)diberikan kepada 2.565 KK, bantuan PKH-Sembako untuk 13.258 KK dan bantuan Sembako untuk 7.938 KK.

Sedangkan yang kedua adalah bantuan Pandemi Covid-19 terdiri dari bantuan sosial dari BLT Pusat sebanyak 14.665 KK , bantuan Sosial dari BLT Provinsi sebanyak 9.902 KK  dan diserahkan kepada nagari sepenuhnya, serta Bantuan Dana Desa sebanyak 13.359 KK.

Seluruh penerima bantuan yang 6 macam tersebut ( PKH, PKH-sembako, sembako, BLT pusat, BLT provinsi, BLT dana desa ) juga akan mendapatkan bantuan beras (Premium) dari APBD kab. Solok sebanyak 20 kilogram per KK.  Namun dikarenakan jumlahnya meningkat, maka berubah menjadi 10 kilo per KK untuk bulan April dan insyallah pada bulan Mei juga akan disalurkan.

“Untuk penyaluran bantuan tidak boleh diambil atau dijemput oleh masyarakat penerima sehingga tidak terjadi pengumpulan massa dan nagari membentuk tim penyaluran bantuan ini,” terang Bupati Solok Gusmal.

BACA JUGA:  Banjir di Sijunjung, Dua Nagari Terisolasi

Bantuan ini kata Bupati tidak langsung diantar ke seluruh kecamatan yang ada dikabupaten solok, tetapi di antar bergilir sesuai dengan status kecamatan, mulai dari kecamatan berstatus zona merah, kuning dan hijau. “ Kita juga akan membantu 4 panti asuhan melalui dana APBD Kabupaten Solok,” bebernya.

Bupati menegaskan, masyarakat penerima BLT dana desa tidak boleh dempet dengan BLT yang 5 macam sebelumnya.  Artinya BLT dana desa ini, khusus untuk masyarakat yang belum mendapatkan bantuan yang belum masuk kedalam 5 kategori sebelumnya.

“Kita tentu berharap bantuan yang diberikan pemerintah ini bisa merata, tepat sasaran dan tidak tumpang tindih. Sehingga dampak covid-19 ini tidak telalu mengganggu kehidupan ekonomi masyarakat,” tutup Bupati.

 

Reporter: Wezi Rismanto

Editor: Malin Marajo

Facebook Comments

loading...