Antisipasi Penyebaran Covid-19, Semua Tahapan Pilwana di Pessel Ditunda

107
Sekda Pessel Erizon saat menggelar rapat evaluasi bersama camat dan walinagari terkait penanganan Covid-19 di Kabupaten Pesisir Selatan.
Sekda Pessel Erizon saat menggelar rapat evaluasi bersama camat dan walinagari terkait penanganan Covid-19 di Kabupaten Pesisir Selatan.

Beritanda1 –Semua tahapan pelaksanaan pemilihan wali nagari (Pilwana) di Kabupaten Pesisir Selatan ditunda, guna mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19)  di daerah itu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Erizon di Painan, Rabu (25/3) menyebutkan penundaan tersebut tidak membatalkan tahapan yang sudah dilaksanakan sebelumnya

Menurutnya, penundaan tahapan Pilwana telah disampaikan pada rapat evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 bersama camat yang  langsung dipimpinnya pada Selasa, kemarin.

“Bahkan, rapat evaluasi turut dihadiri oleh anggota Komisi VIII DPR RI Hj Lisda Hendrajoni, sejumlah kepala perangkat daerah, dan seluruh camat se Kabupaten Pesisir Selatan,” tuturnya.

Sebelumnya, sebanyak 19 nagari di daerah berjuluk sejuta pesona tersebut bakal melaksanakan Pilwana pada 20 April 2020. Namun sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19, tahapan tersebut terpaksa ditunda.

Selain itu, pada rapat evaluasi sekda mengintruksikan kepada seluruh camat agar memerintahkan seluruh walinagari untuk membentuk posko percepatan penanganan Covid-19 di wilayah kerja (nagari) masing-masing.

“Walinagari mesti aktif melakukan berbagai upaya untuk pencegahan Covid-19, diantaranya melakukan upaya penyemprotan disinfektan secara rutin di nagari masing masing,” kata sekda.

Guna membiayai pengadaan alat semprot disinfektan tersebut, walinagari diminta agar memanfaatkan dana penanggulangan bencana yang ada pada nagari masing-masing. “Jika dana yang tersedia tidak memadai, segera lakukan revisi anggaran nagari,” ucapnya.

Selanjutnya kepada camat dan walinagari, diminta terus melakukan pemantauan terhadap masyarakat yang baru datang dari luar daerah (ODP), atau warga yang terjangkit Covid-19 segera berkoordinasi dengan Puskesmas setempat dan menyampaikan laporan tersebut kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan.

BACA JUGA:  Kabut Asap Kiriman Provinsi Tetangga Mulai Dirasakan Masyarakat Pasaman

Reporter: OKIS ROCKIN

Editor: MALIN MARAJO

Facebook Comments

loading...