Cegah Corona, PMI Siram Seluruh Pasaman dengan Desinfektan

190
PMI
Ketua PMI Pasaman, Atos Pratama saat Check kesiapan relawan

Beritanda1 Guna mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Pasaman, relawan Palang Merah Indonesia (PMI) daerah itu bakal menyiram seluruh kawasan Pasaman  dengan cairan disinfektan.

Ketua PMI Kabupaten Pasaman yang juga Wakil Bupati setempat, Atos Pratama menyampaikan, PMI Pasaman berencana untuk satu minggu kedepan akan melakukan penyemprotan desinfektan di seluruh wilayah Kabupaten Pasaman. Lokasi yang diprioritaskan adalah pasar-pasar dengan lorong-lorongnya, serta sasaran utama PMI juga pada tempat ibadah.

“Untuk hari ini, PMI Kabupaten Pasaman melakukan penyemprotan di Kecamatan Lubuk Sikaping, yang akan kita mulai di Pasar Lama Lubuk Sikaping,” ungkap Atos, Jumat (8/5).

Atos Pratama juga menjelaskan, PMI Pasaman melakukan berbagai kegiatan ini yang merupakan upaya dalam memutus mata rantai pandemi corona virus di Kabupaten Pasaman.

“Relawan yang melakukan penyemprotan itu kita pasilitasidengan memakai Alat Pelindung Diri (APD),” terang Atos Pratama.

PMI Pasaman selama melakukan penyemprotan, juga akan terus memberikan edukasi masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19, termasuk menyiapkan penyemprotan dan cara menyemprot disinfektan yang baik dan benar, agar tidak merusak kesehatan.

“Kami berharap masyarakat selalu menjaga kesehatan, menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat, cuci tangan dengan sabun, memakai masker, jaga jarak (sosial distancing) menerapkan etika bersin dan batuk agar selalu terhindar dari virus corona, tentunya ini semua berguna buat kita semua,” harap Atos.

Kepada Masyarakat, Atos Pratama juga menghimbau agar senantiasa patuh dan disiplin dalam pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid 2.

BACA JUGA:  Banjir Bandang di Sitalang Agam Rusak Jembatan dan Sekolah, Puluhan Rumah Terendam Lumpur

“Tetap jaga kesehatan dengan menjalankan pola hidup bersih dan sehat, rajin cuci tangan pakai sabun dan air mengalir. Wajib pakai masker jika ada keperluan keluar rumah, jaga jarak fisik saat berinteraksi dengan orang lain, stop stigma sosial, stop menyebar hoax dan mari konsumsi informasi dari sumber yang jelas. Jujur jika ditanya sama petugas mengenai riwayat perjalanan dan kontak,” pungkas Atos.

Reporter: M. Afrizal

Facebook Comments

loading...