Bupati Sutan Riska: Keberadaan Dharmasraya Erat Kaitannya Dengan Peristiwa Ekspedisi Kerajaan Singhasari

DHARMASRAYA – Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan menyerukan agar anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya yang baru bergandeng tangan dengan jajaran eksekutif untuk mensukseskan festival Pamalayu yang digagasnya. ” Festival Pamalayu merupakan kerja besar dalam rangka menggali identitas Dharmasraya dan memperkenalkannya kepada dunia,” tegasnya.

Menurut Sutan Riska, berdasarkan naskah naskah kuno yang dia baca dan pelajari, keberadaan Dharmasraya erat kaitannya dengan peristiwa ekpedisi Kerajaan Singhasari (Jawa Timur) ke Pulau Sumatera dan Semenanjung Malaya pada abad pertengahan.

Ekspedisi itu sendiri adalah sebuah upaya untuk membangun persahabatan dalam rangka membendung pengaruh bangsa mongol di nusantara.

Ekspedisi Pamalayu itu, ulas dia, meninggalkan jejak, berupa didirikannya patung amoghapasa di bumi Dharmasraya. Naskah ini ditemukan pada lapik archa yang kini disimpan di museum nasional.

Dari bukti arkeologi ini, maka diketahui bahwa di Kabupaten Dharmasraya pernah berdiri sebuah kerajaan bernama Swarnabhumi dengan ibukota Dharmasraya. “Kita akan menggali sejarah berikut nilai nilai luhur di dalamnya dan kemudian kita angkat dalam sebuah festival supaya dikenal oleh dunia,” kata Bupati muda nan gagah itu.

Karena alasan spesifik itu, Sutan Riska sekali lagi meminta agar DPRD yang baru dilantik dan menjalankan amanah sebagai wakil rakyat, bisa berangkulan untuk menggelar pesta budaya terbesar di Sumbar itu.

Reporter : S Hanif
Editor      : Melatisan

Facebook Comments

BACA JUGA:  Dukung PSBB, Dinas Kumperdag Darmasraya Bagikan Masker Kepada Pedagang Pasar Tradisional
loading...