Bupati Pessel Minta Gubernur Bebaskan Siswa SMA/SMK Dari Uang Komite

325
Bupati Pessel
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Pessel Suhendri

Beritanda1 — Bupati Pessel (Pesisir Selatan), Hendrajoni, meminta Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, membebaskan siswa dari iuran uang komite atau lainnya di tengah paparan Covid-19. Permintaan itu sebagai upaya untuk meringankan beban masyarakat khususnya para orang tua siswa SMA/SMK yang berada di bawah koordinasi Pemprov Sumbar

Permintaan pembebasan pembayaran uang komite tersebut disampaikan Bupati kepada Gubernur, melalui surat Nomor: 420/581/Disdikbud-Ps/2020 tanggal 3 April 2020.

” Perekonomian masyarakat semakin melemah akibat penyebaran virus corona, sehingga kebijakan pembebasan siswa dari pembayaran uang komite dan iuran lainnya sangat diharapkan dalam kondisi saat ini,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan, Suhendri di Painan, Minggu (5/4).

Menurutnya, setiap bulan siswa membayar uang komite di sekolah tingkat SMA dan SMK sekitar Rp50 ribu sampai Rp75 ribu. Jika iuran tersebut dibebaskan, tentu sangat membantu orangtua siswa. “Kami berharap usulan bupati kepada gubernur untuk membebaskan uang komite dan iuran lainnya dapat terlaksana dan dikabulkan,” tuturnya.

Selain itu, Suhendri menyebutkan pihaknya telah memperpanjang masa pembelajaran di rumah (Home Learning) selama 14 hari kedepan, sejak 3 hingga 16 April 2020. “Benar, kami sudah mempanjang masa libur para siswa terhitung sejak Jumat kemarin,” katanya.

Bahkan, perpanjangan masa belajar dirumah disampaikan melalui surat edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 420/558/DPK-Sekretariat.01/2020.  “Masa libur tersebut bisa diperpanjang kembali melihat kondisi dan perkembangan penyebaran virus corona di tanah air,” ucapnya lagi.

BACA JUGA:  Tahun 2020, Pemkab Pessel Targetkan Produksi Padi 42 Ribu Ton

Reporter: Okis Rockin

Editor: Malin Marajo

 

Facebook Comments

loading...