Bupati Hendrajoni Teken Hibah Rp.7 Miliar Pemkab Pessel Untuk Rumah Ibadah

Bupati Hendrajoni
Bupati Hendrajoni saat menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) APBD tahun 2020 untuk Masjid dan Mushalla yang ada di daerah setempat, Kamis (27/8).

Beritanda1 –BupatiĀ  Hendrajoni, menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) APBD tahun 2020 dari Pemkab Pesisir Selatan untuk Masjid dan Mushalla yang ada di daerah itu, Kamis (27 Agustus 2020).

 

Di hadapan Asisten Pemerintahan dan Kesra Muskamal, Kepala Bagian Kesra, Yolli Aang Syofria, serta sejumlah pejabat terkait lainnya Bupati Hendrajoni menyebutkan, Pemkab Pessel sejak empat tahun terakhir telah mengalokasikan hibah sebesar Rp.7 miliar ke ratusan tempat ibadah yang ada di daerah berjuluk Negeri Sejuta Pesona itu.

Bupati Hendrajoni
Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) APBD tahun 2020 untuk Masjid dan Mushalla oleh pengurus masjid dan mushalla di Pessel

“Total masjid yang sudah menerima hibah sebanyak 397 unit, dan musala 171 unit,” ujar Hendrajoni selepas menandatangani naskah perjanjian hibah daerah bersama sejumlah pengurus masjid dan organisasi masyarakat Islam di Painan.

Menurut Bupati Hendrajoni, pengalokasian dana hibah merupakan upaya dalam mewujudkan masyarakat yang agamais, dan hal tersebut merupakan salah satu visi dari daerah itu.

“Hingga kini pembangunan di daerah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik saja. Namun, juga diimbangi dengan pembangunan nilai-nilai agama yang mumpuni. Hal tersebut kami maksud agar tercipta keseimbangan di tengah-tengah masyarakat,” kata Hendrajoni.

Ia menuturkan, jika pembangunan hanya disektor fisik saja, maka akan terjadi ketidakseimbangan yang berpotensi menumbuhkan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan norma agama, dan sosial.

“Jika pembangunan tidak dibarengi dengan nilai-nilai agama, maka moral dan akhlak akan mudah dipengaruhi dengan hal-hal yang melanggar hukum. Maka dalam hal ini, sangat perlu keseimbangan,” ujar suami Lisda Rawdha Hendrajoni ini.

bupati Hendrajoni
Bupati Pessel hendrajoni bersama pengurus masjid dan mushalla selepas penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah.

Hal tersebut, kata bupati Hendrajoni, bukan isapan jempol belaka, bahkan ditengah pandemi Covid-19 yang menyedot anggaran miliaran rupiah, masih bisa disisihkan untuk tempat ibadah.

“Jauh hari saya sudah berpesan pada pejabat bagian keuangan untuk tetap mempertahankan alokasi hibah ini. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang agamais,” tutup Hendrajoni.

BACA JUGA:  Sedot Anggaran Rp. 16,9 M, Enam Pasar Kecamatan di Pessel Resmi Beroperasi

Reporter: Okis Rockin

 

Facebook Comments

loading...