Bupati Hendrajoni Ingatkan Kelompok Nelayan Jangan Jual Alat Tangkap

6
Bupati Pessel Hendrajoni serahkan bantuan alat tangkap kepada sejumlah kelompok nelayan, Senin (7/10).

PAINAN – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menyerahkan bantuan berupa alat tangkap kepada sejumlah kelompok nelayan yang ada di daerah setempat, Senin (7/10).

Bantuan senilai Rp3 milyar tersebut, diantaranya berupa mesin motor tempel, mesin longtail, perahu jukung, jaring dan  benih ikan. Selain itu, bantuan mina tani, asuransi nelayan dan pembangunan rumah jaga sekaya maritim, bersumber dari APBD Pessel dan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019.

Bupati Hendrajoni didampingi Wakil Ketua DPRD Pessel Aprial Habbas serta Kadis Perikanan Andi Syafinal, mengingatkan para nelayan agar memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya. Hal itu diharapkan agar dapat meningkatkan perekonomian keluarga saat melaut. “Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai disalahgunakan apalagi sampai di jual ke pihak lain,” ujarnya.

Menurutnya, hingga kini Pemkab Pessel bersama pihak terkait terus berupaya meningkatkan ekonomi masyarakat dengan menyediakan sejumlah sarana dan prasana alat tangkap termasuk SDM nelayan. “Pengembangan sektor perikanan dilakukan sesuai dengan visi dan misi pemerintah daerah, yakni menjadikan masyarakat mandiri, unggul, agamais dan sejahtera,” tuturnya.

Ia menyebutkan, perairan laut Pesisir Selatan memiliki potensi perikanan yang sangat besar. Namun, diakui hal itu belum terkelola secara maksimal untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. “Penyebabnya adalah masih minimnya sarana dan prasarana alat tangkap, kapal, teknologi dan SDM. Kedepan hal ini mesti ditingkatkan sehingga masyarakat nelayan bisa merasakan kesejahteraan bersama keluarga,” ucapnya.

BACA JUGA:  Meriahkan HUT Polwan ke-71, Polwan Polres Solsel Berikan Penyuluhan pada Pelajar

Sementara itu, Kadis Perikanan Pessel Andi Syafinal menuturkan, selain potensi perikanan laut, daerah berjuluk Negeri Sejuta Pesona itu juga memiliki potensi budidaya perikanan darat. Namun sama halnya dengan perikanan laut, potensi budidaya perikanan darat belum tergarap secara maksimal. “Dari itu kami terus menggerakkan pengembangan potensi budidaya perikanan darat untuk peningkatan ekonomi masyarakat di masa mendatang,” katanya.

Pada 2019 pihaknya mencatat sudah menyalurkan bantuan mesin tempel dan mesin longtail sebanyak 33 unit, perahu jukung 17 unit, jaring 160 pis, asuransi nelayan 916 orang, pembangunan rumah sekaya maritim, bantuan benih ikan Gurami 75.000 ekor dan pakan 3,5 ton. Bantuan benih ikan Nila 120.000 ekor dan pakan 10,4 ton, benih ikan Lele 103.200 ekor dan pakan 11,2 ton dan bantuan mina Padi seluas 10 hektare dan sebagainya.

Reporter: Okis Rockin

Editor    : Melatisan

Loading...
loading...