Bupati Dharmasraya Tanam Padi Perdana di Gunung Medan

230
Sutan Riska
Menandai tanam padi perdana di jorong Kapalo Tabek, nagari Gunung Medan, Bupati Dharmasraya Sutan Riska bersama ketua DPRD Pariyanto dan Forkopimda serahkan alat pertanian kepada kelompok tani setempat, Selasa (23/6)

Beritanda1 –  Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan melakukan tanam padi perdana  di hamparan sawah seluas 80 hektare, Jorong Kapalo Tabek, Kenagarian Gunung Medan, Kecamatan Sitiung, Selasa (23/6/20).

Ikut melakukan tanam perdana bersama Bupati, didampingi Ketua DPRD Pariyanto, beserta Danramil 03/Pulau Punjung Kapten CAJ Tuti Andayani, Kadis Pertanian Darisman, pihak Kepolisian, dan seluruh anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bina Tani setempat.

Kegiatan tanam padi perdana tersebut dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dimasa pandemi, sekaligus menuju era new normal, sebut Sutan Riska.

Menurutnya, Musim tanam kali ini, ada sekira 80 hekate sawah akan ditanami secara serentak oleh anggota Gapoktan Bina Tani Kenagarian Gunung Medan. Tentunya hal ini, diharapkan dapat menjadi lubung padi, sehingga mampu menopang kecukupan pangan masyarakat Kecamatan Sitiung, umumnya masyarakat Dharmasraya.

“Penanaman padi perdana dimasa pandemi oleh Gapoktan Bina Tani, dapat menjadi acuan dan motivasi bagi Gapoktan, serta Kelompok Tani (Keltan) lainnya untuk turun kesawah,” sebut Raja Muda Koto Besar itu.

Pasalnya mutu dan kualitas padi sawah, lebih mempuni dalam meningkatkan priduksi hasil panen. Dalam kontek sekarang, perlu peran aktif petani untuk kembali turun kesawah, agar produksi bahan pangan tetap stabil.

Gapoktan
anggota Gapoktan Bina Tani Kenagarian Gunung Medan antusias mengikuti tanam padi perdana bersama bupati dan ketua DPRD Dharmasraya, Selasa (23/6)

Terpisah, Kadis Pertanian Dharmasraya, Darisman, menyebutkan bahwa tahun ini, Kabupaten Dharmasraya memiliki tanggung jawab  melaksanakan penanaman padi, sesuai dengan Laporan Tambah Tanam (LTT) seluas 16.255 hektar, dengan indeks tanam sebanyak 248 hektar.

“Makanya, sangat diperlukan sinergitas petani dan penyuluh, sehingga kebutuhan beras ditengah masyarakat tercapai dan diharapkan juga setiap tahunnya melebihi dari target,” terang Darisman.

Untuk mendukung produksi pertanian, terutama padi sawah, pemerintah telah memberikan bantuan alat dan mesin pertanian berupa traktor, alat tanam, rice transplanter, combine, thresher dan alat pertanian lainnya, sesuai  dengan permintaan dan kebutuahan petani, pungkas Darisman.

BACA JUGA:  Aktif Kampanyekan Gemarikan, Forikan Kab. Sijunjung Diganjar Penghargaan

Reporter : S Hanif

Facebook Comments

loading...