Bungkam Coronavirus, PMI Kota Solok Sasar Sejumlah Kantor dan Sekolah dengan Desinfektan

211
Penanggungjawab tim respon PMI Kota Solok Ronny D Daniel bersama personil memasang peralatan spayer desinfektan guna menangkal penyebaran virus corona, Senin (23/3).
Penanggungjawab tim respon PMI Kota Solok Ronny D Daniel bersama personil memasang peralatan spayer desinfektan guna menangkal penyebaran virus corona, Senin (23/3).

Beritanda1Guna menangkal penyebaran Coronavirus, Tim Respon Posko PMI Kota Solok menyasar sejumlah kantor dan sekolah dengan menyemprotakan cairan desinfektan.

Sekretaris PMI Kota Solok Ronny D Daniel menuturkan, pihaknya didukung sebanyak 12 orang pelaksana lapangan, ditambah pengawas dan Penanggungjawab guna membungkam penyebaran virus Covid-19 di Kota itu. “ Ini hari ke lima kita melaksanakan penyemprotan desinfektan di Kota Solok. Kegiatan ini berlangsung hingga 2 April mendatang,” jelas Ronny kepada Beritanda1.com, Senin (23/3).

Disampaikan, Tim Respon Posko PMI melakukan penyemprotan cairan desinfektan di lingkungan Kantor Dinas Kominfo Kota, TK Pertiwi, Kantor Dinas KLH Kota Solok serta Kantor Bank Mandiri Taspen.

Sebelumnya, Kamis (19/3), dalam percepatan pencegahan Penyebaran Virus COVID-19, pihaknya juga telah melakukan  penyemprotan bersama tim gabungan di  Pasaraya Kota Solok dan kantor PDAM.

Kemudian pada Jumat (20/3), dilakukan kegiatan yang sama  di seluruh  Masjid Kota Solok, Kantor Pajak Pratama, Mami Hotel, Mami Resto, PT Cinox Media Net, MC Resto dan Komplek Jumata Berbagi.

Penyemprotan desinfektan di ruang perkantoran pelayanan publik di kota Solok
Penyemprotan desinfektan di ruang perkantoran pelayanan publik di kota Solok

Selanjutkan pada Sabtu (21/3), tim PMI Kota Solok juga melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menyemprotakan desinfektan di kantor Bank Mandiri, BPJS Kesehatan,  Lapangan Merdeka, Denpom, Rumah Ibadah Non Muslim, serta  Apotik Mitra Patimura.

Sedangkan pada Minggu (22/3), Tim PMI Kota Solok turun ke kantor Bank Mandiri Syariah, Agro Wisata Sawah Solok dan Komplek Balai Kota.

BACA JUGA:  Usai Dilantik, PWI Pessel Sukses Helat UKW Perdana

Sebagai penanggung jawab Tim Respon Posko PMI Kota Solok, Ronny D Daniel mengaku masih kekurangan alat penyemprotan berupa spayer desinfektan. Dengan kekuatan 2 unit spayer bantuan dari anggota DPRD Kota Solok Rusdi Saleh serta salah seorang donator, Sekretaris PMI Kota Solok itu mengaku masih kekurangan alat penyemprotan guna melakukan kegiatan antisipasi virus Corona.

“ Agar lebih efektif kegiatan penyemprotan desinfektan ini, idealnya kita memiliki 6 unit spayer. Sehingga seluruh lokasi dan tempat pelayanan public bisa diantisipasi dengan cepat,” kata Ronny.

Namun demikian, dengan kekuatan 2 unit spayer dibantu personil lapangan sebanyak 12 orang, diantaranya Mezi Okluza, Rangga T Gustyon, Robert Canta, Zulfadly Said, Satria Ananda, Dodi Wisanto, Riki Mayzerki, Randi Yose P, serta Mhd Rahmadi dan Prima Roza Putri, Sekretaris PMI Kota Solok yang memiliki jiwa sosial tinggi itu tetap optimis pelayanan PMI akan optimal.

“ Kita memiliki petugas-petugas kemanusiaan yang tangguh. Mudah-mudahan kerja bhakti ini, bersama pemerintah mampu secepatnya menghentikan wabah virus Corona di Kota Solok dan di Negara kita tercinta, Indonesia,” paparnya.

Reporter: Rudi Cader

Editor    : Melatisan

Facebook Comments

loading...