BPBD Pessel Minta Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrim, Ini Titik Rawannya

Banjir terjadi di jalan nasional Tarusan-Padang, tepatnya di Siguntur Mudo, Kacamata Koto XI Tarusan, Pessel, beberapa waktu lalu.

PAINAN—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan, menghimbau masyarakat setempat agar tetap waspada terhadap dampak potensi cuaca ekstrim yang bakal berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

Kepala BPBD Pesisir Selatan, Herman Budiarto mengatakan, pihaknya memprediksi potensi cuaca ekstem bakal terjadi sejak 9 hingga 12 Januari ke depan.

” Itu prediksi dari BMKG. Jadi, hal ini mesti jadi perhatian serius masyarakat. Jangan sampai lengah, jika terlihat tanda-tanda bencana segera lakukan evakuasi sedini mungkin. Jangan menunggu pertolongan dulu,” ujarnya pada wartawan di Painan, Jumat (10/1).

Menurutnya, berdasarkan pengalaman bencana yang terjadi di wilayah Pesisir Selatan, sangat rentan dengan banjir dan longsor. Sebab, secara topografi Pessel memiliki 22 aliran sungai, dan mempunyai lereng punggung bukit yang rentan terhadap bencana.

“Terutama kami himbau bagi masyarakat yang bermukim di sekitaran daerah pinggir pantai, muara sungai dan lereng bukit. Karena wilayah seperti ini, sangat rentan dengan banjir dan longsor,” ucapnya.

Ia menyebutkan, terkait peringatan cuaca ekstrem ini, pihaknya telah menyiagakan sejumlah personel BPBD jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Bahkan, telah berkoordinasi dengan pemerintah terendah agar memperingati masing-masing warganya.

“Ya, kami berharap camat dan wali nagari juga turut serta memberikan peringatan dini pada masing-masing warganya,” tuturnya.

Reporter: OKIS ROCKIN

Editor: MALIN MARAJO

Facebook Comments

BACA JUGA:  Bupati Pasaman Himbau ASN dan Masyarakat  Waspada Penyebaran Virus Corona
loading...