BLT-DD untuk 408 KK Terdampak Covid-19 di Bukit Sundi Mulai Disalurkan

BLT
Bupati Solok menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung tunai (BLT) dari dana desa (DD) untuk masyarakat miskin terdampak Covid-19 di kecamatan Bukit Sundi

Beritanda1 —Sebanyak 408 kepala keluarga (KK) yang ada pada Tiga nagari di kecamatan Bukit Sundi menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) sebagai warga terdampak Covid-19 di daerah itu.  Hal itu terungkap saat launching penyerahan perdana BLT DD di Kantor camat Bukit Sundi, Senin (11/5).

 

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Solok Gusmal dihadapan Kepala DPMD Provinsi Sumbar Drs. H. Syafrizal,MM, Ketua TP-PKK Desnadefi Gusmal. SH, Asisten Eksbangkesra Medison,S.Sos,M.Si, Kepala DPMN Kab Solok Ferisnovel,S.IP,M.Si, Kasat Pol PP Damkar Drs. Efriedi, MM, Camat Bukit Sundi H.N Efiyardi, Kabag Humas Syofiar Syam,S.Sos,Msi, Forkopincam, Wali Nagari Parambahan, Wali Nagari Kinari, Wali Nagari Bukit Tandang serta Perwakilan Masyarakat penerima Manfaat dari tiga Nagari.

Bupati menyebutkan, Tiga nagari yang menerima yaitu Nagari Parambahan untuk 108 KK senilai Rp194 juta, Nagari Bukit Tandang untuk 135 KK senilai Rp243 juta dan Nagari Kinari 165 KK senilai Rp297 juta.  Jumlah senilai Rp.734 juta untuk 408 KK.

“Sasaran penerima BLT-DD ini adalah keluarga miskin non program keluarga Harapan (PKH) atau non Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang kehilangan mata pencarian akibat Covid-19,” tegas Bupati.

BLT
Penyerahan secara simbolis Bantuan Langsung tunai (BLT) dari dana desa (DD) untuk masyarakat miskin terdampak Covid-19 di kecamatan Bukit Sundi oleh kepala DPMD Prov Sumbar Syafrizal

Selain itu penerima juga belum terdata dengan bantuan lainnya dan mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit menahun atau kronis serta bukan keluarga penerima BLT dari Kemensos dan BLT Provinsi. “Jangka waktu dan besaran BLT-DD yaitu diberikan selama 3 bulan terhitung sejak April 2020 dan besaran BLT-DD adalah Rp.600.000 perbulan perkeluarga,”bebernya.

Menurutnya, dari 14 nagari yang ada di Kabupaten Solok sampai pada peluncuran ini sudah 49 nagari yang siap untuk menyalurkan BLT-DD senilai Rp15,1 miliar untuk 8.398 KK. Sementara itu 35 Nagari lagi belum selesai melaksanakan pendataan.

BACA JUGA:  Bamus Nagari Cubadak Periode 2020-2026 dilantik Wakil Bupati Pasaman Atos Pratama

“Saya berharap kepada wali nagari untuk menyalurkan BLT-DD ini dengan transparan, tepat sasaran, sesuai dengan hasil pendataan, tanpa ada pemotongan sedikitpun, tanpa mengumpulkan orang banyak dan dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian,” ujarnya.

BLT DD
Penyerahan secara simbolis Bantuan Langsung tunai (BLT) dari dana desa (DD) untuk masyarakat miskin terdampak Covid-19 di kecamatan Bukit Sundi oleh Wali Nagari Kinari

Supaya tidak terjadi permasalahan di kemudian hari, pihaknya berpesan agar seluruh administrasi penyaluran BLT-DD ini betul-betul dilengkapi serta tanda terima dari masyarakat yang menerima bantuan harus jelas dan ditandatangani penerima.

“Untuk penyaluran BLT-DD tahap berikutnya, saya minta sebaiknya dilakukan non tunai supaya lebih aman, efisien dan memudahkan untuk administrasinya,” kata Gusmal.

Sementara itu, Kadis DPMD Sumbar Syafrizal mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemda Kabupaten Solok yang sudah menyelesaikan percepatan penyaluran dana desa dengan BLT-DD.”Kabupaten Solok adalah Kabupaten kelima yang sudah menyelesaikan percepatan penyaluran BLT-DD dari 12 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat,” ujarnya.

Tujuan dari penyaluran BLT-DD untuk mengurangi beban masyarakat yang terkena dampak Covid-19. “Bila masih ada masyarakat miskin yang terkena dampak Covid-19 yang belum tercatat atau belum masuk data petugas agar melapor ke wali nagari agar bisa diusulkan untuk penambahan data ke kabupaten, provinsi maupun ke pusat,” terang Syafrizal.

Reporter: Wezi Rismanto

Editor: Malin Marajo

Facebook Comments

loading...