Bertekad Menjadi Kabupaten Layak Anak, Pemkab Pesisir Selatan Bentuk Gerakan PATBM

51
Kepala Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak Pesisir Selatan, Zulfian Afrianto saat memaparkan rencana membentuk gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).
Kepala Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak Pesisir Selatan, Zulfian Afrianto saat memaparkan rencana membentuk gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

PAINAN – Sebagai upaya menjadikan daerah Pesisir Selatan menjadi Kabupaten Layak Anak, Pemerintah setempat membentuk gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

Kepala Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak Pesisir Selatan, Zulfian Afrianto menyebutkan, pihaknya sengaja mengundang stakeholder, mulai dari masyarakat, lembaga non pemerintah, hingga pemerintah terdepan yakni nagari serta perangkat daerah guna mengoptimalkan langkah konkret mewujudkan PATBM.

” PABTM merupakan salah satu syarat mutlak menjadikan daerah Pesisir Selatan sebagai kabupaten layak anak, yang prediket tersebut sebelumnya telah diraih oleh 14 dari 19 kabupaten/kota di Provinsi Sumatra Barat, ” kata Zulfian Afrianto di Painan, Kamis (20/2).

Menurutnya, langkah mewujudkan PATBM merupakan komitmen nyata pemerintah kabupaten untuk memastikan anak-anak di daerah setempat terlindungi dari berbagai hal-hal yang berdampak negatif terhadap masa depan mereka.

“Kita melihat sejak beberapa dekade terakhir, kejahatan terhadap anak terjadi sangat masif, bahkan pada beberapa kejadian si anak banyak yang jadi korban. Sehingga PATBM ini sangat perlu dibentuk,” katanya.

Kepala Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak Pesisir Selatan, Zulfian Afrianto saat memaparkan rencana membentuk gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).
Kepala Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak Pesisir Selatan, Zulfian Afrianto saat memaparkan rencana membentuk gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

Ia menyebutkan, sebanyak 182 nagari yang tersebar di Pesisir Selatan, beberapa diantaranya sudah membentuk Forum Anak Nagari. Begitu juga di tingkat kecamatan, juga sudah dibentuk Forum Anak Kecamatan.

“Namun sejumlah sarana dan prasarana belum memadai, dan akan terus dilengkapi termasuk dokumen-dokumen administrasinya. Sementara untuk menjadi kabupaten layak anak terdapat indikator yang mesti dipenuhi, yakni penguatan kelembagaan dan klaster hak anak,” jelasnya.

BACA JUGA:  Ricki Carnova: Saya Minta Dukungan ¬†Masyarakat Kecamatan Kubung

Reporter: Okis Rockin

Facebook Comments

Loading...
loading...