Bertambah 18 Kasus dari Padang, Total Warga Sumbar Positif Covid 19 Sebanyak 644 Orang

Covid-19 Sumbar
Covid-19 Sumbar

Beritanda1 – Dari sebanyak 1.328 spesimen swab yang diperiksa Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukittinggi, terjadi tambahan warga Sumbar positif terinfeksi Corona sebanyak 18 orang.

 

Dengan demikian, total warga Sumbar yang telah terkonfirmasi positif Covid 19 sampai hari ini, Selasa (9/6) adalah 644 orang.

” Sebanyak 18 orang tambahan positif Covid itu semuanya dari Kota Padang,” kata Jasman Rizal, Kepala Dinas Kominfo Sumbar selaku Juru Bicara Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar dalam keterangan tertulisnya kepada media, Selasa (9/6).

Sekaitan adanya sejumlah ASN staf Kantor Gubernur yang positif terinfeksi covid-19 beberapa waktu lalu, Jasman memastikan telah dilakukan tracking dan langsung dilakukan tindakan test PCR terhadap lebih 40 orang yang pernah kontak dan berpotensi terpapar dari ASN positif tersebut.

” Berdasarkan hasil pemeriksaan sample, semua ASN kantor Gubernur yang diambil sample swabnya hari Minggu kemaren dinyatakan negatif,” terangnya.

Terkait berkembangnya issue yang disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung di berbagai medsos yang menyatakan bahwa pak Gubernur dan pak Wagub positif terinfeksi covid-19, Jubir Covid 19 Sumbar itu menegaskan itu adalah hoax.

Jasman dengan tegas menyatakan, bahwa issue tersebut TIDAK BENAR. Berdasarkan hasil Swab yang dilakukan terhadap Gubernur dan Wakil Gubernur Sumnar pada Sabtu dan Minggu kemaren, telah dinyatakan Negatif. Kedua pemimpin Sumatera Barat itu juga sehat-sehat saja dan tetap beraktivitas, bekerja keras seperti biasa siang malam tanpa mengenal waktu dan tidak mengenal libur.

” Memang benar pak Gubernur dan Pak Wagub telah beberapa kali melakukan test PCR. Hal ini dilakukan rutin oleh tim kesehatan untuk cek kesehatan beliau berdua yang sangat beresiko tinggi kemungkinan terinfeksi covid-19,” beber Jasman.

BACA JUGA:  RSUD Sijunjung Dinilai Tim Surveyor Komisi Akreditasi Rumah Sakit

Dikatakan, sebagai pimpinan di Sumatera Barat, beliau mempunyai tanggungjawab yang besar terhadap percepatan penanganan covid-19 di Sumbar.

Beliau berdua sering memasuki zona berbahaya yang potensial menginfeksi manusia. Seperti ke ruang isolasi, mengunjungi berbagai rumah sakit, pasar-pasar, daerah perbatasan dan laih-lain.

Semua itu dilakukan Gubernur dan Wakil Gubernur adalah karena rasa tanggunghawab sebagai pemimpin Sumatera Barat. Untuk itulah, kepada beliau berdua selalu dilakukan test PCR secara rutin.

” Dengan keluarnya keterangan resmi ini, artinya telah menjawab secara resmi atas banyaknya isu yang tidak benar dan tidak bertanggungjawab dimaksud,” ucap Jasman Rizal.

Reporter : Rudi Cader
Editor.     : Melatisan

Facebook Comments

loading...