Bersabung Nyawa, Petugas BPBD Kab. Solok Distribusikan Makanan Bagi Warga Sungai Durian yang Terisolasi

215
Petugas BPBD Kab Solok Bersabung nyawa mendistribusikan makanan dengan jembatan tali yang melintasi sungai

AROSUKA – Sekurangnya 75 warga Sungai Durian, kecamatan IX Koto Sungai Lasi, yang terancam terisolasi akibat putusnya jembatan utama di kawasan itu, telah mendapatkan pasokan makanan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok.

“Untuk sementara, kita baru bisa menyalurkan logistik untuk warga yang terdampak,” ungkap Kalaksa BPBD Kabupaten Solok, Armen AP kepada wartawan, Sabtu (8/2) siang.

Guna menyalurkan makanan ke lokasi yang dikelilingi sungai Batang Laweh, petugas TRC BPBD terpaksa membuat jembatan penyebrangan darurat dengan membetang seutas untuk penyeberangan petugas.

Petugas BPBD Kab Solok Bersabung nyawa mendistribusikan makanan dengan jembatan tali yang melintasi sungai

Melalui tali penyebrangan darurat itu, petugas BPBD berhasil menyalurkan makanan untuk warga yang dilaporkan sudah terjebak sejak kemarin. ” Tidak mudah, Petugas harus bertaruh nyawa untuk membuat dan menyebrangi jembatan ditengah derasnya air sungai,” sebut Armen.

Diketahui, jembatan yang putus akibat dihantam banjir tersebut merupakan akses satu-satunya ke pemukiman 75 jiwa warga Nagari Sungai Durian yang terisolasi.

Menurutnya, saat ini upaya yang bisa dilakukan baru berupa membuka akses masuk logistik. Sedangkan untuk upaya evakuasi pihaknya akan menunggu aliran sungai Batang Laweh kembali surut.

“Sangat beresiko kalau kita lakukan evakuasi sekarang. Yang penting makanan sudah kita drop, agar masyarakat tidak resah. Nanti kalau aliran sungai sudah kecil, kita lakukan penanganan selajutnya,” terang Kalaksa BPBD Kab. Solok.

Facebook Comments

BACA JUGA:  DPRD Pessel Targetkan 12 Perda Jadi Propemperda tahun 2020
Loading...
loading...