Berita Gembira! Dua Warga Payakumbuh Sembuh Covid-19

128
Tim
Tim Gugus Tugas Kota Payakumbuh lakukan konferensi pers terkait 2 pasien povitif Covid 19 dinyatakan sembuh, Sabtu (16/5)

Beritanda1 Ketua Tim Gugus Tugas Kota Payakumbuh melalui Wakil Wali Kota Erwin Yunaz menyampaikan berita gembira tentang  dua dari 13 orang warga Kota Payakumbuh yang sebelumnya terkonfirmasi Positif Covid-19, dinyatakan Negatif Covid-19 atau sudah sembuh.

Hal itu disampaikan Erwin Yunaz didampingi Kepala Dinas Kesehatan, dr. Bakhrizal, Kadis Kominfo Jhon Kenedi, Kalaksa BPBD Yufnani Away, Kepala Kantor Kesbangpol Budhy Permana, dan Kabid Humas Hermanto, di Balai Kotasetempat, Sabtu (16/5) siang.

Dalam konferensi pers online menggunakan Aplikasi Zoom dengan wartawan, tim Gugus Tugas Payakumbuh  juga menghadirkan dua orang warga  yang telah dinyatakan sembuh dan Negatif Covid-19.

Kedua warga yang sembuh tersebut adalah dua laki-laki, Dedi (53) warga Balai Panjang, Payakumbuh Selatan dan Desmon (67) warga Balai Jariang, Payakumbuh Timur.

“Hari ini kita umumkan kabar gembira terkait kasus Covid-19 di Payakumbuh. Jika sebelumnya  ada warga yang positif saja, alhamdulilah,  hari ini dua orang warga kita yang sebelumnya Positif Covid-19 telah sembuh atau Negatif Covid-19,” kata Wawako Erwin Yunaz.

Dengan kesembuhan dua warga tersebut,  masih ada 11 orang yang masih positif  Covid-19 dan 2 orang sembuh.

Kadis kesehatan Bakhrizal menambahkan, ada 2 lagi kasus hasil traking dari Payakumbuh yang sudah sembuh, yakni 1 Awalluddin, tukang ojek yang berdomisili di Limapuluh Kota dan Junaidi, penjual rokok yang tinggal di Padang Tarok, Baso, Agam.

BACA JUGA:  DPD RI Bentuk Pansus, Alirman Sori Serahkan Bantuan Untuk Korban Rusuh Wamena

“Bapak Awalluddin juga kita antarkan ke rumahnya di Limapuluh Kota. Kita turut bertanggung jawab, karena kasusnya dari kita ,” kata Kadis yang akrab disapa Pak Bek itu.

Sementara itu, pasien sembuh Covid-19, Dedi (53) mengaku bersyukur kepada Allah dan berterima kasih kepada tim Gugus Tugas Pemko Payakumbuh dan pihak-pihak lain yang bekerja keras dalam penanganan Covid-19. Dirinya ditetapkan positif dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG) pada 3 Mei 2020 lalu dan dinyatakan sembuh 13 Mei 2020.

“Alhamdulillah, setelah beberapa kali melakukan pemeriksaan SWAB, hasil yang semula Positif, kini telah menjadi Negatif. Saya awalnya sudah melakukan isolasi mandiri di rumah sejak kasus pertama diumumkan di Payakumbuh pada  24 April 2020, karena pasien pertama  satu komplek dengan saya,” ucap pria yang tinggal di salah satu perumahan di Kawasan Balai Panjang Kecamatan Payakumbuh Selatan itu.

Pria yang sehari-hari berdagang barang elektronik di Pusat Pasar Payakumbuh itu, sekaligus  berpesan kepada seluruh warga Kota Payakumbuh untuk terus menjaga kesehatan, patuhi PSBB dan taati anjuran dan himbauan Pemerintah.

“Mari taati anjuran dan himbauan Pemerintah, Allah pasti akan menyelesaikan ujian yang diberikan kepada kita.” Tutupnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Desmon (67). Warga Kelurahan Balai Jariang Air Tabit Kecamatan Payakumbuh Timur itu mengaku bersyukur telah diberikan kesembuhan oleh Allah. Ia berpesan kepada warga untuk tidak menstigma atau menjauhi mereka yang Positif Covid-19, karena hal itu lebih menyakitkan daripada Positif Covid-19 yang mereka derita.

“Memang apa yang kami rasakan (Positif Covid-19 – Red) cukup sakit, namun yang lebih menyakitkan adalah anggapan dari oknum masyarakat terhadap kami yang Positif Covid-19 ini. Namun Alhamdulillah berkat dukungan dan dorongan dari Tim Gugus Tugas dan petugas kesehatan kami tetap kuat dan akhirnya bisa sembuh atau Negatif Covid-19,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Penuhi Kebutuhan APD, DPRD Dukung Pemko Solok Lakukan Pergeseran Anggaran

Reporter: Diko Rahmad

 

Facebook Comments

loading...