Beranda Covid-19 Berisiko, Ini Alasan Sertifikat Vaksinasi Covid-19 Tidak Boleh Diumbar di Medsos

Berisiko, Ini Alasan Sertifikat Vaksinasi Covid-19 Tidak Boleh Diumbar di Medsos

sertifikat vaksinasi
vaksin-covid-19/ilustrasi

Beritanda1–Juru bicara Satgas vaksinasi COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito mengingatkan agar masyarakat tak sembarangan mengumbar sertifikat vaksinasi corona. Pasalnya, dalam sertifikat tersebut terdapat data pribadi yang bisa dipindai begitu saja.

Akibatnya, ada risiko penyalahgunaan data pribadi yang bisa didapat dari sertifikat vaksinasi  COVID-19 tersebut. Apalagi, jika diunggah di media sosial yang bisa menyebar dan terjangkau luas oleh banyak orang.

“Kepada para penerima vaksin covid-19 yang sudah mendapatkan sertifikat bukti telah divaksin agar tidak mengunggahnya ke media sosial ataupun tidak mengedarkannya,” jelas Wiku dalam konferensi pers, Selasa (23 Maret 2021) sebagaimana dilansir dari detikcom.

Hal ini menurutnya menjadi sesuatu yang sangat penting untuk diketahui, bahwa di dalam sertifikat bukti telah divaksinasi tersebut, terdapat data pribadi dalam bentuk QR Code yang dapat dipindai.

Wiku kembali menegaskan untuk bijak menggunakan sertifikat vaksinasi COVID-19 yang sudah didapat agar tidak menimbulkan risiko di kemudian hari.

“Gunakan sertifikat tersebut sesuai dengan kebutuhannya, karena tersebarnya data pribadi dapat membawa risiko bagi kita,” tegasnya.

BACA JUGA:  Terlibat Asusila dan Penipuan Online, Imigrasi Tangkap 25 WNA Ilegal
Artikel sebelumyaPelaku Jambret di Pesisir Selatan Ditangkap Saat Hendak Rapid Tes
Artikel berikutnyaLongsor Putus Akses Menuju Kecamatan Tigo Lurah Solok