Berbelanja di Pasar Syariah Abdurrahman Bin Auf Kota Solok, Tukar Voucher dengan Koin

210
syari'ah
Walikota Solok Zul Elfian bersama Forkopimda meninjau suasana jual beli dengan menukar voucher dengan koin

Beritanda1 –  Pasar rakyat berbasis Syariah hadir di Kota Solok. Menawarkan suasana nyaman dan bersih sekelas pasar modern, pasar Syariah yang diberi nama Abdurrahman Bin Auf ini, berlokasi disamping Terminal Bareh Solok.

 

Pada Jumat (26 Juni 2020) pagi, pemakaina pasar Syariah yang dibangunan dengan memanfaatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) ini, diresmikan  Walikota Solok Zul Elfian.

Ditandai dengan penandatangan prasasti Walikota Solok Zul Elfian dan penguntingan pita oleh Ketua TP PKK Kota Solok Ny. Zulmiyetti Zul Elfian, prosesi peresmian ini berlangsung  dihadapan Dandim 0309/Solok Letkol Arm Reno Triambodo, Waka Polres Solok Kota Kompol. Efa Darma, Forkopimda, Pimcab Bank Nagari Solok Heri Wildani, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Sumbar Asben Hendri, Ketua LKAAM Kota Solok H.Rusli Khatib Sulaiman, Bundo Kanduang, dan undangan lainnya.

Mengiringi itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM  Drs. Bujang Putra,MM menjelaskan,  pasar rakyat mempunyai peranan penting menggerakkan perekonomian masyarakat. Pasar rakyat juga memiliki beberapa keunggulan, diantaranya harga relatif murah, terjadi proses tawar menawar, dan pilihan barang lebih banyak. “ Namun perkembangan kehidupan saat ini, konsumen lebih menyukai belanja di pasar modern,” ucapnya.

Atas alasan itu, pihaknya menyediakan Pasar syariah dengan memiliki 35 kios dan 158 buah meja dan  didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai.  “Pasar syariah dikelola dengan cara syariah, tertib ukur dan bernuansa islami. Transaksi di pasar syariah ini akan dilakukan dengan menggunakan koin dan voucher,” ujarnya.

Pasar
Walikota Solok Zul Elfian menandatanganan prasasti pasar Syariah Abdurrahman Bin Auf

Menyambut itu, Wali Kota Solok Zul Elfian optimistis  Pasar Syariah Abdurrahman Rahman Bin Auf secara bertahap, konsentrasi aktivitas di Pasar Raya Kota Solok akan dipecah dan berangsur pindah ke Pasar Syariah. Gelaja itu terjadi  karena Pasar Raya Solok yang didampingi Pasar Modren, semakin padat dan tak mampu lagi menampung pengunjung yang selalu ramai.

BACA JUGA:  Tahun 2020, Pemkab Pessel Targetkan Produksi Padi 42 Ribu Ton

“ Begitu juga setiap lorong diisi pedagang kaki lima , itu bisa mengurangi beban Pasar Raya Solok dan meramaikan Pasar Syariah yang bernuansa baru,” jelasnya.

Dijelaskan, kegiatan pelayanan di pasar Abdurrahman Bin Auf ini, dilakukan secara syariah guna menggerakkan perekonomian secara syariah. Artinya, barang yang dijual harus Halal, jelas asal usul, bentuk dan mutunya.

“ Ukuran timbangan bisa dipertanggung jawabkan. Harga tidak boleh mahal namun harga berkeadilan,” tutur Walikota.

Selepas peresmian Walikota Solok Zul Elfian didampingi Dandim 0309 Solok Letkol Arm Reno Triambodo,  Waka Polres Solok Kota Kompol Efa Darma dan Forkopimda langsung meninjau suasana jual beli dengan menukar voucher dengan koin untuk berbelanja sembako.

Reporter: Rudi Cader

Editor    : Melatisan

Facebook Comments

loading...