BAZNas Pessel Raih Penghargaan Pengelola Zakat Patuh Syariah

Pessel
Kakan Kemenag Pessel Abrar Munanda, menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, kategori sebagai lembaga pengelola zakat patuh syariah kategori A atau amat baik pada saat apel gabungan di GOR H.Ilyas Yakub, Painan, Senin (3/8).

Beritanda1 — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), mendapat penghargaan sebagai lembaga pengelola zakat patuh syariah kategori A atau amat baik.

 

Penghargaan tersebut diperoleh dari Kementerian Agama (Kemenag) RI, yang diserahkan secara simbolis oleh Kepala Kantor Kemenag Pessel, Abrar Munanda kepada Bupati Hendrajoni, untuk selanjutnya diberikan kepada Ketua BazNas Pesisir Selatan, Yuspardi, pada saat apel gabungan di GOR H.Ilyas Yakub, Painan, Senin  3 Agustus 2020.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Baznas Pessel sudah melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik sesuai regulasi yang ada,” ujar Bupati Hendrajoni usai penyerahaan penghargaan tersebut.

Ia juga mengapresiasi upaya Baznas Pesisir Selatan, yang telah berhasil meningkatkan target penerima zakat di daerah setempat yang saat ini sudah mencapai Rp 13 miliar.

Bupati Pessel
Bupati Pessel Hendrajoni menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada Ketua BazNas Pesisir Selatan, Yuspardi untuk kategori sebagai lembaga pengelola zakat patuh syariah kategori A atau amat baik saat apel gabungan di GOR H.Ilyas Yakub, Painan, Senin (3/8).

Bupati Hendrajoni meminta agar Baznas Pesisir Selatan beserta jajarannya selalu melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga potensi zakat dapat dikelola secara maksimal di daerah berjuluk Negeri Sejuta Pesona itu.

“Diitengah pandemi saat ini, kami melihat potensi zakat belum terkelola secara maksimal. Dalam hal ini, hendaknya BazNas lebih intensif melakukan sosialisasi tentang kewajiban menunaikan zakat pada masyarakat yang tergolong berpenghasilan tinggi,” ucap bupati mengingatkan.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Pesisir Selatan, Yuspardi mengatakan, hingga kini pihaknya terus melakukan upaya optimalisasi potensi zakat, sehingga diharapkan mampu melebihi target yang diharapkan bersama.

“Kami terus melakukan sosialisasi secara intensif kepada semua pihak tentang kewajiban menunaikan zakat. Dari itu, sangat perlu dukungan dari semua pihak agar kedepan potensi zakat benar-benar terkelola dengan baik di Pessel,” tuturnya.

Diketahui, penghargaan serupa juga diraih empat kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Sumatera Barat.

BACA JUGA:  Bertambah 23, Jumlah Positif Covid-19 di Sumbar 144 Orang

Reporter: Okis Rockin

Facebook Comments

loading...