Banjir dan Longsor Hantam Nagari Talang Babungo Solok, Kerugian Ditaksir lebih Rp. 1 Miliyar

Banjir
Material batu beserta lumpur dan pasir yang merendam pemukiman warga yang terbawa banjir di nagari Talang babungo, Sabtu 4 Juli 2020

Beritanda1 – Banjir dan longsor kembali menghantam pemukiman warga di Nagari Talang Babungo kec. Hiliran Gumanti Kabupaten Solok, Sabtu 4 Juli 2020. Peristiwa itu dipicu akibat hujan deras yang mengguyur Kabupaten Solok sejak Jum’at 3 Juli 2020 siang, sehingga membuat Batang Talang yang membelah nagari itu meluap.

 

Sedikitnya sebanyak 34 unit rumah, Mesjid dan puluhan hektar lahan pertanian terendam banjir berisi material lumpur, pasir dan kayu. “Banjir terjadi sekira pukul 02.30 wib dini hari. Puncaknya sekira pukul 03.00 wib dini hari, Batang Talang yang melintasi nagari Talang Babungo, merendam pemukiman warga dan lahan pertanian,” kata Wali Nagari Talang Babungo Hafizurrahman kepada beritanda1.com, Sabtu 4 Juli 2020 pagi.

Hafizurrahman menyebutkan, meski tidak ada korban jiwa akibat peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai Rp. 1 milyar. Karena selain merendam pemukiman warga, banjir juga merusak lahan pertanian yang mebuat petani di daerah itu terancam gagal panen.

Dari tujuh jorong yang ada di daerah itu, banjir terparah menimpa empat jorong. Diantaranya jorong Talang Barat, Jorong Talang Timur, jorong Silanjai dan jorong Bulakan. “Untuk jorong Bulakan dan Jorong Talang Timur, juga tertimpa longsor yang membuat akses jalan masyarakat terputus akibat tertimbun material longsor,” bebernya.

Banjir
Wali nagari Talang Babungo Hafizurrahman (tengah) bersama warga saat membersihkan material lumpur yang terbawa banjir

Untuk penanggulangan sementara, kata wali nagari, pihaknya saat ini menggalang warga untuk melakukan gotong-royong membantu warga terdampak membersihkan pemukiman dari material lumpur yang terbawa banjir, sembari melakukan pendataan warga terdampak banjir.

“Banjir pagi ini sudah surut, saat ini kami menunggu bantuan dari mobil Damkar kabupaten Solok untuk membantu membersihkan endapan material lumpur yang merendam rumah warga,” ujarnya.

Terpisah, Kabid kedaruratan dan logistic Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Solok, Khairul S.Sos menyebutkan, pihaknya telah memberangkatkan tim reaksi cepat (TRC) untuk melakukan tindakan darurat, assessment dan pendataan terhadap warha terdampak banjir dan longsor.

BACA JUGA:  Tuntaskan Jalan Alternatif Muara Air-Alahan Panjang, Pesisir Selatan Bakal Mendapat Dana PHJD Sebesar Rp 53 miliar

“Kami sudah mengirimkan 1 regu ke lokasi bersama 2 unit mobil damkar. Saat ini masih dalam perjalanan. Mereka akan melakukan tindakan darurat di lokasi,” kata Khairul.

Reporter: Wezi Rismanto

Editor: Malin Marajo

Facebook Comments

loading...