Bangun Sinergi Pencegahan Narkoba, BNK Solok Ajak KPAN Kotobaru Ngopi Bareng

132
Ketua BNK Solok AKBP. Saifuddin Anshori, S.I.K menyampaikan harapan dan program pencegahan di hadapan penggiat anti narkoba nagari Kotobaru di Solok, Selasa (11/2) malam

AROSUKA—Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Solok terus membangun sinergi dengan berbagai lapisan masyarakat dalam upaya pencegahan terhadap bahaya narkoba bagi generasi muda di daerah itu.

Upaya itu terungkap saat BNK Solok menggelar “ngopi bareng”  dengan Kelompok Penggiat Anti Narkoba  (KPAN) nagari Kotobaru di sebuah cafe di Solok, Selasa (11/2) malam.

Pertemuan tersebut belangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Kedua belah pihak saling berbagi pengalaman dan sejumlah program dan upaya untuk menjauhkan generasi muda dari bahaya narkoba.

BNK Solok dihadiri oleh ketua AKBP. Saifuddin Anshori, S.I.K bersama jajaran, sedangkan dari pihak KPAN dihadiri oleh ketua Ali Murdani bersama anggota dan didampingi oleh wali Nagari Kotobaru Afrizal K Malin Batuah.

“BNK Solok menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Nagari Kotobaru yang telah mendukung program pencegahan melalui berbagai kegiatan sosialisasi yang dilakukan KPAN,” kata Ketua BNK Solok AKBP. Saifuddin Anshori, S.I.K.

Syaifuddin menyebutkan, saat ini  NKRI dari segi narkoba masuk dalam Zona merah. Bahkan ia memandang, Narkoba lebih kejam dari teroris. Tersebab itu, Target Pemerintah dan BNN melindungi aset bangsa  yaitu anak-anak dan pelajar serta generasi muda pada umumnya yang belum tersentuh narkoba.

“ Lantaran itu diperlukan sinergi dengan semua kalangan, terutama kelompok penggiat anti narkoba.  Yang tidak terkafer BNK penggiat membantu, begitupun  sebaliknya. Mari kita  saling membantu untuk pemberdayaan,” ajaknya.

BACA JUGA:  Tak Kalah Dengan Raja Ampat, Mufidah Jusuf Kalla Kagumi Keelokan Mandeh

 

Menurutnya, program BNK adalah pencegahan terhadap mereka yang belum terkena narkoba, terutama pelajar dan generasi muda. “Program BNK adalah membentuk Pelajar Solok Bersinar (Bersih Narkoba),” ujarnya.

Ketua KPAN Kotobaru Ali Murdani (kiri)

Terhadap jamuan itu, ketua KPAN Kotobaru Ali Murdani menyampaikan apresiasi kepada BNK Solok yang telah mengundang kelompok penggiat Anti narkoba Kotobaru  untuk bersilaturahmi, sembari membicarakan sejumlah program pencegahan yang dilakukan oleh kedua belah pihak.

KPAN Kotobaru terus berupaya melakukan kegiatan pencegahan  melalui penyuluhan pendekatan dan kerjasama dengan seluruh masyarakat.  Pihaknya berharap, agar pemakai narkoba yang tertangkap tidak diproses hukum. Karena menurutnya  lebih bermanfaat direhab melihat fakta yang telah ada.

“Pecandu yang tidak bersedia direhab untuk dapat dilakukan upaya paksa penangkapan, kemudian dilakukan rehab, kecuali mantan napi dan pengedar,”  ujar Polisi berpangkat Brigadir Kepala ini.

Selaras dengan itu, Wali Nagari Kotobaru Afrizal K Malin Batuah  membentangkan keinginan bersama seluruh elemen masyarakat yang tergabung dalam berbagai  lembaga seperti FMPN, Perantau, dan Ikatan Pemuda Kotobaru solok (IPEKOS) untuk melakukan pencegahan. “Kami prihatin dengan jumlah penduduk terbesar di Kabupaten Solok, Kotobaru justru juga menjadi lahan subur peredaran narkoba,” ujarnya.

Beranjak dari kondisi itu, kata Wali nagari, tokoh masyarakat bersama FMPN, BNK, Ipekos dan semua lembaga nagari kemudian membentuk KPAN, untuk melakukan upaya pencegahan bahaya narkoba terhadap generasi muda. “Sejak dibentuk hingga saat ini, KPAN terus mengkampanyekan bahaya Narkoba melalui kegiatan sosialisasi di tengah masyarakat,” ujar Wali Nagari.

Reporter: MALIN MARAJO

Facebook Comments

Loading...
loading...