Antisipasi Dampak Kabut Asap, PMI Kabupaten Solok Bagikan Masker

Mengurangi resiko kabut asap terhadap kesehatan, ketua PMI Kabuapten Solok Ny. Desnadefi Gusmal langsung turun membagikan masker gratis

AROSUKA – Mengantisapasi dampak kabut asap yang mulai mencemari kualitas udara, pemerintah Kabupaten Solok bersama PMI, Dinas Kesehatan, BPBD dan Satpol PP setempat melakukan aksi bagi-bagi masker bagi masyarakat dan pengendara sepeda motor, Kamis (17/10).

Pembagian masker gratis itu dilakukan dijalan utama Solok-Padang, persisnya di depan kantor bupati Solok di Arosuka. Kegiatan bagi masker yang berlangsung sekitar satu jam itu, langsung dilakukan Ketua PMI Kabupaten Solok Ny. Desnadefi Gusmal bersama Kadis Kesehatan dr. Maryeti Marwazi, Mars  dan Kasatpol PP Efriadi.

Terkait aksi sosial itu, ketua PMI Ny. Desnadevi Gusmal mengatakan, sebagai antisipasi dari kondisi cuaca yang kurang baik akibat tercemar kabut asap. “ Kualitas udara  relative  memburuk. Karena itu harus disikapi dengan pembagian masker. Minimal  untuk menjaga kesehatan masyarakat, terutama anak-anaka agar tidak terjangkit ISPA, “ ujarnya.

Senada, Kepala  Kepala BPBD Kab. Solok  menghimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap kemungkinan bahaya yang diakibatkan oleh kabut asap. Pihaknya meminta jangan  terlalu banyak melakukan kegiatan diluar ruangan dan selalu memakai masker untuk mengurangi dampak dari kabut asap. “ Saat ini anak-anak sekolah di Kab. Solok diliburkan sampai tanggal 19 Oktober, “ ujarnya.

Himbauan serupa diucapkan Kepala Dinas Kesehatan, Maryeti. Ia menyebutkan status udara di Kab. Solok masih dalam ketegori sedang. Tetapi masyarakat harus tetap waspada dan selalu menjaga kesehatan.

Dalam penanganan saat ini, kata dia, pihaknya  mengutamakan tindakan promotif dan preventif. Salah satu bentuk preventif ialah dengan membagi-bagikan masker  kepada masyarakat dan pengendara, terutama anak-anak yang sangat rentan terhadap ispa. “ Kita himbau masyarakat agar menjaga kesehatan. Apalagi  mereka yang memang memiliki masalah  dengan saluran pernafasan,” katanya.

BACA JUGA:  Mengerikan, Dua Pelajar Begal Mahasiswi di Pekanbaru, Satu Pelaku Tewas Tabrak Pohon

Akibat  bencana kabut asap, diakui Maryeti sudah  sudah ada beberapa orang yang terjangkit infeksi saluran pernapasan (ISPA). Karena itu, dirinya  mengajak seluruh masyarakat untuk terus membudayakan hidup sehat demi menjaga kesehatan.

Reporter: Melatisan

Facebook Comments

loading...