Animo Masyarakat Sungai Anggai Lestarikan  Alek Kaua Sangat Tinggi

Semarak arak-arakan masyarakat bersama wakil bupati Solok mengikuti alek Kaua di sungai Anggai Sarian Alahan Tigo, Jumat (23/8).

SARIAK ALAHAN TIGO – Masyarakat nagari Sariak Alahan Tigo, kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok ramai-ramai keluar rumah. Hampir semua warga berpakaian rapi, dengan warna warni dan menampilkan corak kearifan budaya local untuk mengikuti prosesi Alek Kaua dijorong Sungai Anggai.

Semarak suasana alek kaua, mencerminkan animo  masyarakat cukup tinggi untuk melestarikan alek Kaua yang diakui nyaris  hilang dan tenggelam digerus kemajuan jaman yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan budaya. Alek Kaua ini, merupakan salah satu tradisi turun-temurun yang dahulu hampir semua nagari di Minangkabau melaksanakannya. Jorong Sungai Anggai Nagari Sariak Alahan Tigo, adalah salah satu daerah yang hingga saat ini konsisiten melaksanakan Alek Kaua (Haul).

Animo Masyarakat Sungai Anggai Lestarikan  Alek Kaua Sangat Tinggi 1 IMG 0934
Kehadiran Wakil Bupati Solok pada alek Kaaua Sungai Anggai disambut dengan suguhan sirih dalam carano

Demikianlah sepanjang Jumat (23/8),  ratusan masyarakat Sungai Anggai lengkap dengan arak-arakanya hadir meramaikan Alek Kaua yang sudah dimulai sejak 252 tahun yang lalu. Tradisi leluhur yang identik dengan prosesi penyembelihan kerbau ini dilaksanakan setiap sekali tiga tahun.

Pada Alek Kaua ke-84 ini turut hadir Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin. Hadir pula Kepala Disdikpora  Zulkisar, Kepala BPBD Edwar, Sekretaris Pol PP dan  Damkar Bermalis, Anggota DPRD Kabupaten Solok Efdizal,, Forkopimcam Hiliran Gumanti, Camat Hiliran Gumanti, Wali Nagari Sariak Alahan Tigo Andrizal, Ketua LKAAM, BMN, serta niniak mamak dan bundo kanduang.

Mantan walinagari yang mini telah menjadi Anggota DPRD Kabupaten Solok, Efdizal mengatakan, Alek Kaua adalah salah satu wujud kekompakan nagari Sariak Alahan Tigo. “Tradisi Alek Kaua adalah refelksi dari kekompakan dan kebersamaan masyarakat Sungai Anggai Sariak Alahan Tigo. Mari jaga selalu tradisi ini. Persatuan dan kesatuan adalah salah satu kunci kemajuan Nagari,” terangnya.

Menyambut itu, Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin dalam sambutannya menuturkan Alek Kaua adalah salah satu khazanah kearifan lokal Kabupaten Solok. “Alek kaua ini merupakan kearifan budaya nagari Sariak Alahan Tigo dan salah satu wisata budaya di Kabupaten Solok yang mesti terus di jaga dan di lestarikan serta di promosikan ke daerah luar,” ujarnya.

BACA JUGA:  Empat Hari Operasi Patuh Langkisau di Pessel, 224 Surat Tilang Melayang

Menurut Wabup Yulfadri, Pemerintah Daerah Kabupaten Solok akan selalu berupaya mendukung berbagai event untuk pengembangan nagari. “Pemkab Solok akan selalu memberikan dukungan untuk acara-acara di daerah yang bertujuan untuk pengembangan dan kemajuan daerah,” ucap Yulfadri.

Reporter :Melatisan

Facebook Comments

loading...